News Ticker

Putin: Barat Perbudak Kemanusiaan Melalui Vaksin

08 Februari 2016,

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah sumber dari Kementerian kesehatan Rusia mengungkap bahwa sebuah laporan dahsyat tengah disiapkan untuk diberikan kepada Kremlin pada hari Selasa (09/02) esok hari menyoal vaksinasi yang dilanggengkan oleh agen-agen pemerintahan AS dan badan-badan pengawasnya, dimana hal itu telah membawa konsekwensi bencana di hampir seluruh dunia.

Bisa dimengerti mengapa Presiden Putin secara pribadi meminta laporan tersebut dari Kementerin kesehatannya. Your News Wire pada Minggu (07/02) kemarin menyebut bahwa secara naluriah Putin tidak percaya agenda vaksinasi Barat dan menginginkan laporan tersebut untuk menyelidiki keadaan permainan dibalik agenda vaksinasi, Perusahaan Farmasi, dan pemerintah Barat ini, untuk merumuskan respon langsung yang solid guna memastikan bahwa rakyatnya memperoleh manfaat yang baik di masa depan. (Baca juga: TERUNGKAP! Virus Zika Adalah Senjata Biologis Ciptaan Bill Gates)

Menurut sumber dari dalam Kementerian dalam Negeri itu, laporan tersebut memvalidasi kecurigaan Presiden Putin mengenai adanya konflik kepentingan besar antara lembaga pemerintah yang mengatur vaksin dan perusahaan-perusahaan yang menyetujui dan melaksanakan vaksin.

Penyelidikan mengenai vaksin ini sendiri, melibatkan ilmuwan internasional yang dihormati dan profesional medis terkemuka untuk memastikan hal ini tidak akan menjadi urusan korup yang hanya akan ditertawakan jika melibatkan ‘ilmuwan rendahan” yang bersedia untuk mengatakan atau melakukan sesuatu demi satu atau dua dolar. (Baca juga: Virus Zika Mulai Mewabah di Eropa, Putin Instruksikan Menkesnya Waspada)

Mengingat fakta bahwa para ilmuwan dan dokter terkemuka yang telah berani bersuara mengkritisi soal vaksinasi yang dipaksakan di Amerika Serikat, telah mati secara misterius dalam beberapa tahun terakhir, maka pujian harus diberikan kepada mereka yang cukup berani untuk terus berbicara.

Sumber itu mengklaim bahwa laporan yang dimaksud juga akan membeberkan kriminalitas dalam hal lain yang terkait, yang menunjukkan keterlibatan “lembaga-lembaga pendidikan dan lembaga ilmiah dalam hal-hal tersebut karena termotivasi keserakahan. Sebagai contoh adalah pengumuman ” Sebuah studi terbaru oleh University of Bristol yang menyatakan diet soda lebih sehat daripada air” dan studi tersebut ternyata diam-diam didanai oleh Coca Cola Company. Situasi di Barat saat ini sangat absurd sehingga apapun yang berasal dari sana menjadi sulit dipercaya. (ARN)

About ArrahmahNews (12494 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Palang Merah Internasional Himpun Sukarelawan untuk Berantas Virus Zika | SALAFY NEWS
  2. Pengadilan Nigeria Nyatakan Produk Coca-Cola “Beracun” | ISLAM NKRI
  3. Pernyataan Pengadilan Nigeria: Produk Coca-Cola “Beracun” – VOA ISLAM NEWS
  4. Pernyataan Pengadilan Nigeria: Produk Coca-Cola “Beracun” | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: