News Ticker

Anonymous Curi Data 29.000 Agen FBI #ForPalestina

09 Februari 2016,

WASHINGTON, ARRAHMAHNEWS.COM – Kelompok Hacker Anonymous  kembali merilis rincian 20.000 agen FBI dan 9.000 personil online Department of Homeland Security (DHS).

Cybercriminal sebelumnya telah mengancam akan mengambil tindakan Motherboard yang telah menerima salinan data. (Baca juga: HEBOH.. Hacker Pro #FreePalestina Bobol Rekening Pribadi Direktur Intelijen Nasional AS)

Hacker mengaku memperoleh data dari komputer US Department of Justice, awalnya merilis rincian personil DHS dan kemudian orang-orang dari agen FBI. Sementara itu, para pejabat AS telah meremehkan pelanggaran tersebut.

Departemen Kehakiman mengatakan “mencari data ke dalam akses yang tidak sah dari sistem yang dioperasikan oleh salah satu komponen yang berisi informasi kontak karyawan. Akses tidak sah ini masih dalam penyelidikan, namun tidak ada indikasi adanya pelanggaran informasi pribadi yang sensitif”, kata juru bicara DOJ Peter Carr dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Reuters. (Baca juga: Serangan Cyber Lumpuhkan Jaringan Listrik Nasional Israel)

Para hacker mengatakan kepada Motherboard bahwa mereka mengakses informasi dengan mengorbankan akun email dari seorang pejabat Departemen Kehakiman. Mereka menggunakan alamat email untuk “social engineering” guna akses ke intranet DOJ. Kemudian meminta dukungan teknis untuk memberikan password.

”Jadi saya menelepon, mengatakan kepada mereka, bahwa saya orang baru dan saya tidak mengerti bagaimana untuk melewati (portal) kata salah satu hacker kepada Motherboard. “Mereka bertanya apakah saya punya kode token? Saya bilang tidak, mereka mengatakan ‘itu baik-baik saja – hanya menggunakan satu (milik) kami’.”

Sebuah akun Twitter tweeting mengatakan bahwa hack itu bertujuan menekan AS untuk memutuskan hubungan dengan Israel. (Baca juga: Blogger dan Hacker Anak Negri Sepakat Perangi Radikalisme di Dumay)

“Saya pikir pemerintah bisa mendengar #FreePalestine sekarang hahhaha” account tweeted.

tweet lain mengatakan, “Pemerintah AS akan menyadari bahwa kita tidak akan berhenti sampai mereka memutuskan hubungan dengan Israel.”

“Hidup Palestina, Hidup Gaza,” membaca pesan di bagian atas dump, yang juga termasuk hashtag “#FreePalestine.” kicauan salah satu anggota Anonymous. Kelompok hacker itu juga menyampaikan pesan pro-Palestina. ”Ini adalah untuk Palestina, Ramallah, Tepi Barat, Gaza, ini adalah untuk anak yang sedang mencari jawaban,” kata kelompok hacker itu, seperti dikutip Fox News. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: