News Ticker

Kanada Berhenti Gabung Koalisi Anti-ISIS Pimpinan AS Per 22 Februari

09 Februari 2016,

OTTAWA, ARRAHMAHNEWS.COM – Ottawa tidak akan berpartisipasi lagi dalam serangan udara yang dilakukan oleh koalisi pimpinan AS terhadap ISIS di Suriah dan Irak mulai 22 Februari nanti. Hal ini diumumkan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, pada hari Senin (08/02) kemarin.

Namun meski negara itu akan menghentikan misi pemboman dan menarik enam jet tempur CF-18nya dari Irak, Kanada masih akan mempertahankan dua pesawat pengintai dan pesawat pengisian bahan bakarnya di daerah itu. (Baca juga: Kanada Siap Jalin Kembali Hubungan Diplomatik Dengan Iran)

Di sisi lain, dalam laporan Russia Today, setelah nantinya menarik keterlibatan militer dalam operasi koalisi anti-ISIS pimpinan AS, Kanada juga mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan jumlah pasukan khusus yang dikerahkan ke Irak utara untuk melatih pasukan darat lokal. Dari total jumlah pasukan yang saat ini hampir 70 orang menjadi 200 orang untuk dua tahun ke depan.

CBC melaporkan bahwa lebih dari 200 anggota Angkatan Bersenjata Kanada tersebut akan bergabung dengan 600 pasukan yang saat ini sudah dikerahkan sebagai bagaian dari Joint Task Force di Irak. (Baca juga: Kunjungi Irak, Menhan Kanada Tawarkan Kerjasama Keamanan)

“Dalam misi apapun, Anda harus membuat pilihan. Kami tidak bisa melakukan semuanya,” ungkap Perdana Menteri Justin Trudeau, menambahkan bahwa keputusan itu didasarkan pengalaman keterlibatan negara itu sebelumnya di Afghanistan. (ARN)

About ArrahmahNews (12476 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: