News Ticker

Penyidik PBB Dukung Serangan Udara Rusia di Suriah

9 Februari 2016

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang anggota komisi penyelidikan PBB di Suriah, mendukung serangan udara Rusia terhadap kelompok-kelompok teroris yang beroperasi di negara itu.

“Saya pikir intervensi Rusia adalah hal yang baik, karena akhirnya ada negara yang menyerang kelompok-kelompok teroris ini,” kata Carla Del Ponte kepada penyiar RTS Swiss pada hari Senin (8/02), seperti kelompok teroris ISIS Takfiri dan Al-Nusra yang berafiliasi dengan Al Qaeda.

Namun, Del Ponte sebagai mantan jaksa kepala pengadilan hukum pidana internasional PBB, menambahkan bahwa Rusia rupanya tidak “membedakan antara teroris dan warga sipil”.

Sementara, Pejabat tinggi Rusia berulang kali mengatakan bahwa mereka menargetkan semua kelompok teroris di Suriah, termasuk ISIS dan menyangkal laporan media Barat yang menuduh serangan udara Rusia telah menewaskan warga sipil, serta menambahkan bahwa laporan itu adalah propaganda licik Barat yang ingin melindungi teroris di Suriah.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa perdamaian hanya akan didirikan di Suriah melalui negosiasi dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

“Jika Anda ingin gencatan senjata, jika Anda ingin damai, pertama Anda harus bernegosiasi dengan pemerintah,” kata Carla Del Ponter kepada Reuters.

Suriah telah dicengkeram oleh militan bersenjata yang didukung oleh Barat sejak Maret 2011. Konflik tersebut telah dilaporkan merenggut nyawa lebih dari 260.000 orang dan pengungsi hampir setengah dari populasi penduduk Suriah yang berjumlah 23 juta jiwa di dalam atau di luar perbatasannya.

Moskow memulai kampanye militer udara terhadap kelompok-kelompok teroris di Suriah pada 30 September tahun lalu, atas permintaan dari pemerintah Damaskus. Sejak itu, ia telah membunuh ratusan teroris ISIS dan kelompok teroris lainnya yang didukung Barat, dan menimbulkan kerusakan material berat pada mereka. [ARN]

About ArrahmahNews (12557 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: