News Ticker

MANTAP! Indonesia-Rusia Sepakati Kerjasama Intellijen Berantas Terorisme

10 Februari 2016,

JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Untuk memberantas terorisme, pemerintah Indonesia dan Rusia akan bekerja sama dalam pertukaran informasi intelijen. Demikian hal tersebut dinyatakan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia.

“Dalam penanganan terorisme juga kita bertukaran informasi intelijen,” ungkap Luhut usai bertemu dengan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Nikolai Patrushev di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, sebagaimana dikutip kantor berita ANTARA, Selasa (09/02). (Baca juga: KESAL! Putin Akan Bombardir Saudi Jika Tak Berhenti Dukung Terorisme)

Luhut mengakui kemampuan intelijen Rusia yang dinilai bagus, terlebih negara tersebut terlibat langsung dalam permasalahan di Timur Tengah. Soal terorisme, Luhut menjelaskan Rusia dan Indonesia memiliki tantangan yang sama dalam menangani terorisme.

“Sangat detil (kerja sama terorisme). Mereka punya operasi yang bisa dilakukan kerja sama dengan Indonesia,” kata Luhut. (Baca juga: Polisi Diraja Malaysia Sahkan Wahabi Ajaran Terorisme)

Selain kerja sama intelijen, pertemuan tersebut juga membahas mengenai penawaran industri pertahanan Rusia kepada Indonesia. Luhut mengatakan bahwa Patrushev menawarkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa pesawat tempur Sukhoi, kapal selam, dan helikopter M17.

Purnawirawan jenderal TNI tersebut kemudian menyatakan bahwa Indonesia tidak ingin hanya membeli alutsista yang ditawarkan, melainkan harus ada transfer teknologi dari pembelian pesawat tempur hingga helikopter tersebut. (Baca juga: BNPT: Tujuan Radikalisme-Terorisme Ingin Ganti Pancasila dan Dirikan Khilafah)

Selain Luhut, pertemuan dengan Patrushev bersama sejumlah delegasinya, juga dihadiri Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Budi Waseso, Kepala Bareskrim Komjen Pol Anang Iskandar, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan Kepala Badan Keamanan Laut Desi Albert Mamahit di Kantor Kemenko Polhukam. (Baca juga: Jerman Tangkap Penceramah Wahabi Pendukung Terorisme)

Pertemuan tersebut antara lain membahas mengenai sejumlah hal dalam lingkup militer, penanganan terorisme, intelijen, siber, narkoba, dan hukum.

Setelah dari Jakarta, hari ini, Rabu (10/2), Patrushev akan melanjutkan kunjungannya ke Thailand untuk menghadiri konsultasi ahli di Bangkok dalam rangka kerja sama antara aparat dari Dewan Keamanan Rusia dan Dewan Keamanan Nasional Thailand. (ARN)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: