News Ticker

Pemerintah Irak Tangkap dan Eksekusi Mati 111 Teroris ISIS-Al-Qaeda Asal Saudi

10 Februari 2016,

IRAK, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekitar 111 teroris berkewarganegaraan Saudi yang dipenjarakan di Irak sedang menghadapi eksekusi mati, hukuman itu ditetapkan setelah mereka ditangkap atas tuduhan berbeda-beda termasuk diantaranya upaya melakukan aksi pengeboman dan bergabung ke jajaran kelompok teroris Al-Qaeda dan ISIS serta menyusup ke Irak untuk tujuan teroris.

Pemerintah Irak pada hari Jumat (05/02) yang lalu telah mengeksekusi mati salah satu teroris asal Saudi, bernama Abdullah Azzam Al-Qahtani, ia ditangkap pada tahun 2009 dan dituduh membantai sejumlah pengepul emas di Baghdad, serta melakukan aksi pemboman di sejumlah gedung kementerian dan bangunan milik pemerintah Irak. (Baca juga: Foxnews; Arab Saudi Sumber Kejahatan)

Disebutkan bahwa ada tujuh teroris asal Saudi lainnya yang telah diputuskan untuk menjalani hukuman eksekusi mati yang diperkirakan akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan, menurut laporan beberapa sumber, pengacara yang disewa oleh Kedutaan Saudi di Baghdad untuk membantu para tahanan Saudi di penjara Irak.

Situs Alquds Alarabi Newspaper (10/02) mengatakan bahwa duta besar Saudi untuk Baghdad, Thamir Sabhan, mengomentari hukuman mati itu dengan mengatakan bahwa “otoritas keamanan Irak tidak menginformasikan kepada kami terkait pelaksanaan hukuman mati atas Abdullah Al-Qahtani, bahkan kami diberitahu pasca eksekusi”.

Pemerintah Irak menolak untuk menyerahkan para teroris asal Saudi yang didakwa dengan isu-isu terorisme, Sekretaris Kementerian Dalam Negeri Irak, Ibrahim Al-Abadi mengatakan bahwa pemerintah Irak tidak akan mengekstradisi warga Saudi yang terpidana kasus terorisme kembali ke Riyadh. (Baca juga: Kejahatan Arab Saudi, Sumber Segala Teror dalam Restu Barat)

Ia juga menjelaskan bahwa hal itu tidak tercakup dalam kesepakatan pertukaran tahanan antara kedua negara, dan kesepakatn itu hanya berlaku pada para tahanan asal Saudi yang dihukum karena masalah kriminal dan keuangan saja.

Aparat keamanan Saudi sejak lama berharap dari pemerintah Irak untuk dapat berpartispasi dalam penyelidikan para tahanan Saudi di Irak, dengan dalih untuk memperoleh informasi yang berguna dalam perang melawan terorisme.

Dalam konteks perang melawan terorisme, pasukan keamanan Irak dan Suriah telah berhasil menangkap sejumlah besar militan teroris asing yang bergabung di jajaran beberapa organisasi teroris semacam Al-Qaedah dan ISIS serta Jabhah Al-Nusrah, sementara itu mayoritas para militan itu berasal  Arab  Saudi, selain itu kelompok teroris yang mengaku bertanggung jawab atas beberapa aksi pemboman teroris dan bom bunuh diri yang dilakukan oleh para elemennya kebanyakan para pelakunya juga berasal dari Arab Saudi. (ARN)

About ArrahmahNews (12478 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: