News Ticker

Rusia; Rencana Zona Penyangga Turki Langgar Hukum Internasional

11 Februari 2016,

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COMMenteri luar negeri Rusia mengecam rencana Turki yang akan mendirikan zona penyangga di Suriah, dan mengatakan bahwa usulan tersebut bertentangan dengan hukum internasional dan akan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.

“Sepengetahuan kita, Turki telah membahas zona penyangga dengan NATO untuk mencegah infiltrasi ISIS ke wilayahnya. Memang akan melanggar prinsip hukum internasional dan secara subtansial akan meningkatkan ketegangan”, kata Sergei Lavrov dalam wawancara dengan harian Rusia, Moskovsky Komsomolets, Rabu (10/02). (Baca juga: Kontroversial: Angela Merkel Ingin Kerahkan Pasukan NATO ke Pantai Turki)

Zona penyangga direncanakan akan menutupi area perbatasan antara dua daerah Kurdi, “Kombinasi yang tak dapat diterima karena dianggap hanya melayani kepentingan Turki saja, yakni mencegah masuknya militan dari Suriah dan menerima selundupan minyak dari mereka”, katanya.

Pemerintah Turki telah lama merencanakan zona penyangga atau zona larangan terbang di dalam wilayah Suriah yang membentang 110 kilometer (68 mil) panjang dan 28 kilometer (17 mil) lebar antara kota-kota selatan Turki Karkamis dan Oncupinar.

Namun, pemerintah Suriah menuding bahwa Ankara hanya berusaha mengintensifkan tindakan keras terhadap minoritas Kurdi, yang ditargetkan dalam operasi militer Turki. (Baca juga: Wow… “ISIS” Mitra Bisnis Turki)

Lavrov lebih lanjut menuduh Ankara melakukan negosiasi rahasia dengan teroris ISIS soal penyelundupan minyak, dan mengatakan, “Mereka membahas berbagai tindakan di bawah serangan udara Rusia, dan ‘kami serius membatasi rute penyelundupan tradisional mereka”.

Turki salah satu pendukung utama dari kelompok militan yang beroperasi di Suriah, dan laporan mengatakan bahwa Ankara aktif melatih dan memfasilitasi perjalanan aman bagi para teroris Takfiri  yang ingin menyebrang ke Suriah. (Baca juga: PM Irak; Tidak Ada Bukti Turki Ingin Perangi ISIS di Irak)

Turki juga beberapa kali terlibat dalam perdagangan minyak ilegal dengan ISIS. Rusia juga telah merilis gambar dan video yang menunjukkan pergerakan truk tanker minyak dari daerah yang dikendalikan ISIS di Suriah menuju Turki. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: