News Ticker

Erdogan Ancam Usir Pengungsi Suriah dari Turki

Image processed by CodeCarvings Piczard ### FREE Community Edition ### on 2015-07-13 17:05:26Z | http://piczard.com | http://codecarvings.com

12 Februari 2016,

ANKARA, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa PBB harus menasihati negara-negara lain untuk menerima para pengungsi, tidak hanya Turki atau akan mengusir para pengungsi dari tanah kami

Erdogan mengancam pada hari Kamis (11/02) akan mengirim pengungsi Suriah ke negara-negara lain karena Ankara sudah kehilangan kesabaran atas arus besar migran dari Suriah, Sputnik melaporkan.

“Jika kampanye udara di Suriah terus berlanjut, jumlah pengungsi [baru] bisa mencapai 600.000 jiwa … Sementara berapa banyak pengungsi telah diterima negara lain, 100, 300, 500,  atau beberapa dari mereka. Tidak ada kata ‘bodoh’ yang ditulis di dahi kami. kami bertahan, tetapi ketika kesabaran kita berakhir, maka kami akan melakukan apa yang harus dilakukan… Biarkan PBB menyarankan negara-negara lain untuk menerima para pengungsi, bukan kami, dan kami akan mengirimkan pengungsi in kepada mereka”, Erdogan membuat pernyataan ini saat pertemuan dengan para pengusaha muda, seperti yang dikutip FNA (12/02). (Baca juga: TERIMA KASIH ASSAD…2000 Pengungsi Kembali ke al-Qaddam Suriah)

“Seseorang mencoba menyalahkan kami dengan membuat konten publik negosiasi. Kami sangat membela hak-hak pengungsi Suriah dan Uni Eropa harus memenuhi kewajibannya. Kami tidak malu, karena di masa lalu kita punya masalah pengungsi di Edirne [kota di perbatasan dengan Yunani] dan mengirim mereka kembali. Hal ini dapat terulang sekali atau dua kali lagi, di mana kami akan membuka perbatasan dan berharap mereka bisa melakukan perjalanan dengan bahagia ke negara-negara Eropa”, tambah Erdogan.

Erdogan juga menyatakan bahwa Turki dapat membuka perbatasannya dengan Uni Eropa untuk pengungsi. Awal pekan ini, laporan media menyebutkan bahwa Erdogan menuntut € 30000000000 ($ 34 miliar) dari Ketua Dewan Eropa Donald Tusk dan Komisi Eropa Jean-Claude Juncker yang berjanji memberikan bantuan pada Ankara untuk mengatasi krisis pengungsi sebagai imbalan atas pencegahan arus pengungsi menuju Eropa. Erdogan mengancam akan mengirim pengungsi ke Eropa, jika Uni Eropa tidak memenuhi janjinya. (Baca juga: Rusia Pukul ISIS Bisa Kembalikan 800.000 Pengungsi Suriah Pulang Kampung)

Pada hari Senin, Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus mengatakan negara itu telah melebihi “kemampuan” untuk menerima pengungsi.

Turki telah menjadi tuan rumah lebih dari 2 juta migran Suriah, yang melarikan diri dari daerah-daerah konflik dengan melintasi perbatasan untuk menghindari kekerasan di negara mereka. Suriah telah terjebak dalam konflik bersenjata yang melibatkan berbagai kelompok teroris dan ekstremis selama hampir lima tahun. (Baca juga: Wajah Bahagia Pengungsi Suriah Pulang Kampung, Terima Kasih Assad :Video)

Rabu lalu, Brussels menyetujui dana € 3000000000 untuk membantu Turki mengatasi masuknya imigran Suriah. Selama akhir pekan ini, laporan media melaporkan bahwa sebanyak 35.000 pengungsi Suriah tiba di perbatasan Turki dalam beberapa hari terakhir dan jumlah mereka diperkirakan akan meningkat drastis di tengah aksi militer di wilayah Utara Suriah, Aleppo dekat perbatasan Turki. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: