News Ticker

Turki-Saudi Latihan Perang Bersama Untuk Invansi Suriah

12 Februari 2016,

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Situs berita Sputnik (12/02) mengutip dari seorang diplomat Turki, yang melaporkan bahwa Arab Saudi dan Turki berencana melakukan latihan militer bersama.

Menurut diplomat itu, Ankara berencana melaksanakan latihan militer dengan Riyadh di tahun mendatang, dengan tujuan meningkatkan kerja sama kedua negara dalam bidang pertahanan untuk “melawan ancaman”.

“Latihan yang direncanakan untuk meminimalisir ancaman di kawasan”, kata seorang diplomat senior, menurut Defense News. (Baca juga: Menlu Rusia Beberkan Pertemuan Rahasia Turki Dengan Teroris ISIS)

Sementara “ancaman” itu sendiri tidak disebutkan, beberapa analis khawatir bahwa koordinasi militer antara Turki dan Arab Saudi di kawasan dapat meluas menjadi konflik sektarian.

“Ini jelas sebuah langkah yang akan memprovokasi Iran, dalam beberapa cara atau yang lain,” salah satu analis, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan Defense News.

Kedua negara terang-terangan mendukung oposisi Suriah untuk menyingkirkan Bashar al-Assad, dan keduanya juga bersemangat mengirim pasukan ke Suriah. (Baca juga: Kontroversial: Angela Merkel Ingin Kerahkan Pasukan NATO ke Pantai Turki)

Ankara telah meningkatkan kehadiran pasukannya di sepanjang perbatasan Suriah, hingga membuat kekhawatiran Rusia bahwa Ankara benar-benar sedang membuat persiapan untuk menginvansi Suriah.

“Kami memiliki alasan yangdapat dipercaya bahwa Turki secara aktif mempersiapkan invasi militer ke negara berdaulat -Republik Arab Suriah-,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov kepada wartawan, dan dia menambahkan, “Kami mendeteksi lebih banyak tanda-tanda dan persiapan rahasia Angkatan Bersenjata Turki untuk aksi militer langsung di Suriah.”

Riyadh juga menunjukkan tanda-tanda peningkatan persiapan khusus untuk menyerang Suriah. Kamis lalu, Duta Besar Saudi di Washington DC dalam akun twitter-nya, mengatakan bahwa Departemen Pertahanan Saudi siap untuk menyebarkan pasukan darat ke Suriah. (Baca juga: Saudi Akui Habiskan Multi Miliar Dolar Untuk Dana al-Qaeda)

Menurut pejabat Saudi yang berbicara dengan syarat anonim, skenario seperti itu akan melibatkan “ribuan pasukan khusus”, dan kemungkinan besar akan dilakukan dengan “koordinasi Turki.”

“Jika Ankara dan Riyadh menyerang Suriah, mereka akan mendukung ISIS dan kelompok teroris lainnya terhadap Assad,” tulis aktivis Stephen Lendman di Global Research.

Patrick Smith, wartawan Times Fiskal juga menyatakan hal yang sama, dan invansi tersebut akan “meluas dan kompleks”.

Turki dan Arab Saudi sebelumnya juga berupaya menciptakan “Angkatan Darat Islam atau Aliansi Islam”, seolah-olah bertujuan untuk memerangi terorisme di kawasan dengan merangkul 34 negara Islam. (ARN)

About ArrahmahNews (12557 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: