News Ticker

Turki Ancam Banjiri Jerman Dengan Pengungsi, Jika Kurdi Tak Dihentikan

16 Februari 2016

ANKARA, ARRAHMAHNEWS.COM – Kantor berita Sputnik melaporkan dalam panggilan telepon dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Turki memperingatkan “gelombang baru ratusan ribu pengungsi” jika pejuang Kurdi terus melakukan pembebasan daerah-daerah di perbatasan dari cengkeraman ISIS, dan menegaskan bahwa Ankara akan terus melanjutkan serangannya terhadap Kurdi di Suriah. [Baca juga; “Kesepakatan Kotor” Merkel dan Erdogan]

Meskipun dunia internasional meminta untuk menahan diri, Turki akan tetap melanjutkan serangan terhadap posisi Kurdi di Suriah utara, surat kabar Jerman Deutsche Wirtschafts Nachrichten (DWN) melaporkan.

Hal ini diumumkan oleh Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu dalam percakapan telepon dengan Kanselir Jerman Angela Merkel (CDU), mengutip pengumumkan kantor PM Turki pada hari Minggu (14/02). [Baca juga; Ramalan Al-Kitab Tentang “Perang Besar” di Suriah]

Menurut Davutoglu, Turki ingin mencegah agresi pejuang Kurdi. Dia juga memperingatkan Merkel dengan “gelombang baru ratusan ribu pengungsi” jika pejuang Kurdi Suriah terus melakukan serangan ofensif.

“Pasukan keamanan kami telah memberikan respon yang diperlukan dan akan terus melakukannya,” kata Davutoglu kepada Merkel. [Baca juga; Rusia Akan Bawa Isu “Turki Tembaki Suriah Utara” ke DK PBB]

Pemerintah Erdogan adalah harapan terakhir bagi Merkel untuk memecahkan krisis pengungsi, oleh karena itu dia harus diam-diam memilih mencegah Turki atau membiarkannya tak terkendali, tulis DWN.

AS dan Perancis telah meminta Turki untuk menghentikan serangan terhadap posisi Kurdi di Suriah, tapi sejauh ini Turki tak menanggapi permintaan itu. [Baca juga; Paris Desak Turki Untuk Menghentikan Pemboman di Wilayah Kurdi-Suriah] [ARN]

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: