News Ticker

Rusia-Iran Tingkatkan Kerjasama Basmi Teroris

18 Februari 2016,

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Hossein Dehqan, dalam pertemuan dengan presiden Rusia, menyerukan lebih lanjut kerjasama antara negara-negara regional untuk memberantas terorisme.

Pertemuan antara Menteri Pertahanan Iran dan Vladimir Putin digelar di ibukota Rusia, Moskow pada Selasa (16/02), yang bertujuan membahas isu-isu bilateral serta perkembangan regional dan internasional, TASS melaporkan. (Baca juga: PARADIGMA DUNIA BARU: China, Iran, Rusia, Tim Terkuat Dunia)

Kepala pertahanan Iran menggambarkan “sangat baik dan konstruktif” kerja sama pertahanan dan keamanan antara Iran dan Rusia, dan mengatakan Teheran dan Moskow menikmati “hubungan strategis dan jangka panjang”.

Kedua belah negara bertekad memperluas hubungan. Dehqan mengatakan “kerja sama tersebut dapat menawarkan model yang tepat untuk kerjasama regional.” (Baca juga: Iran Mampu Hancurkan Saudi Dalam Waktu 24 Jam)

Sementara itu, Putin menyatakan puas dengan kerjasama dalam bidang pertahanan dan keamanan antara Iran dan Rusia, menurutnya sudah sejalan dengan kepentingan bersama kedua negara, dan menyerukan promosi ikatan tersebut dalam kerangka perjanjian yang akan dilaksanakan.

Presiden Rusia menyoroti hubungan strategis antara Teheran dan Moskow dalam menghadapi krisis regional dan mengatakan kedua negara memainkan peran penting dalam pembentukan keamanan yang berkelanjutan di wilayah tersebut. (Baca juga: Bashar Assad: Iran dan Rusia ‘Robin Hood’ Suriah)

Dehqan juga mengadakan pembicaraan dengan timpalannya Sergei Shoigu pada Selasa, untuk bertukar pandangan mengenai isu-isu bilateral serta perkembangan terbaru di kawasan.

Dalam pertemuan tersebut, Shoigu mengatakan Iran dan Rusia menghadapi tantangan umum di kawasan dan mendesak kerjasama lebih lanjut antara kedua negara untuk menghadapi ancaman tersebut, kantor berita negara Rusia TASS melaporkan.

“Saya yakin pertemuan kami akan membantu mempromosikan hubungan persahabatan yang lebih erat antara angkatan bersenjata Rusia dan Iran,” kata Shoigu.

Menteri Pertahanan Rusia merujuk perjanjian militer yang ditandatangani antara Iran dan Rusia pada tahun 2015, mengatakan bahwa perjanjian itu menciptakan kerangka hukum untuk kerjasama yang lebih erat antara kementerian pertahanan kedua negara dalam jangka panjang. (Baca juga: Koalisi Rusia-Suriah Menuju Kemenangan Gemilang)

Selama kunjungan Shoigu ke Teheran pada bulan Januari 2015, Menteri pertahanan Iran dan Rusia menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama dalam pertahanan dan militer.

“Kami percaya bahwa efisiensi upaya Rusia dan Iran dalam melawan terorisme internasional akan tergantung pada realisasi praktis dari proyek kerjasama bilateral. Kami ingin hubungan Rusia-Iran di bidang ini menjadi kerjasama jangka panjang dan komprehensif”, kata Shoigu kepada rekan Iran-nya.

Menteri Pertahanan Rusia lebih lanjut mengatakan bahwa Moskow dan Teheran siap untuk mengkoordinasikan kerjasama mereka dalam berbagai masalah global dan regional.

“Hubungan panjang antara kedua negara dibedakan dengan tingkat kepercayaan yang tinggi dan kesiapan untuk mengkoordinasikan pendekatan pada berbagai isu-isu global dan regional”, katanya.

Juga pada hari Selasa (16/02), menteri pertahanan Iran mengadakan pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin, kedua pejabat membahas hubungan timbal balik dan perkembangan regional dan internasional terbaru.

Mereka menggambarkan tingkat kerjasama Teheran-Moskow sangat penting dan mendesak yang menentukan dalam melawan kelompok teroris Takfiri (ISIS, Jabhah Nusro, Ahrar Sham, Al-Qaeda) yang beroperasi di Timur Tengah dan Afrika. (Baca juga: Putin Rapat Mendadak dengan Menhan Iran)

Menteri pertahanan Iran tiba di Moskow pada hari Senin, bersama kepala delegasi tingkat tinggi untuk mengadakan pembicaraan dengan para pejabat senior Rusia.

Iran dan Rusia keduanya mendukung pemerintah Suriah dalam memerangi kelompok Takfiri (ISIS, Jabhah Nusro, Ahrar Sham, Al-Qaeda) di negara yang dilanda perang selama 5 tahun. (ARN)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: