News Ticker

Draft Resolusi Dukung Kedaulatan Suriah Ditolak PBB, Rusia Legawa Untuk Diskusi

20 Februari 2016,

NEW YORK, ARRAHMAHNEWS.COM – Rusia terbuka untuk pembicaraan di Dewan Keamanan PBB meyoal rancangan resolusi yang diusulkan dalam mendukung kedaulatan Suriah. Hal ini disampaikan wakil utusan Rusia di PBB, Vladimir Safronkov.

“Saya mengatakan kepada mitra kami bahwa delegasi Rusia akan siap untuk membicarakan rancangan resolusi dan bahwa kami menyambut segala macam proposal dalam beberapa hari mendatang,” ungkap diplomat Rusia itu sebagaimana dikutip TASS pada Sabtu (20/02) hari ini. Ia menambahkan bahwa inisiatif Rusia untuk resolusi atas Suriah akan menjadi ‘saat kebenaran untuk PBB’. (Baca juga: Ramalan Al-Kitab Tentang “Perang Besar” di Suriah)

Pernyataan utusan Rusia untuk PBB itu datang setelah anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) gagal mencapai kesepakatan terkait rancangan resolusi yang diajukan Rusia demi mendukung kedaulatan Suriah. Hal tersebut dinyatakan Utusan tetap Venezuela untuk PBB, Rafael Ramirez, dalam kicauannya di Twitter.

Diplomat Venezuela tersebut menambahkan bahwa anggota DK PBB memutuskan untuk menunda perdebatan atas inisiatif yang diajukan Rusia tersebut hingga 22 Februari mendatang.

Misi tetap Rusia di PBB mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka telah menunjukkan sebuah rancangan resolusi kepada anggota Dewan Keamanan PBB atas tindakan Turki yang melemahkan kedaulatan Suriah dan integritas teritorial. (Baca juga: Utusan Khusus PBB: Saudi Sengaja Persulit Perundingan Damai Suriah)

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh misi, rancangan resolusi Rusia itu dibahas dalam sesi tertutup Dewan Keamanan pada hari Jumat.

Rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang diprakarsai oleh Rusia itu berisi seruan untuk menghentikan penembakan di wilayah Suriah, menghormati kedaulatan dan mengakhiri semua rencana dan upaya invasi bersenjata disana. (Baca juga: Al-Jaafari: PBB Harus Berhenti Terapkan Standar Ganda Menyoal Terorisme di Suriah)

Dokumen itu menegaskan kembali komitmen tegas untuk kedaulatan, kemerdekaan dan integritas teritorial Suriah serta prinsip-prinsip Piagam PBB.

Pada Jumat pagi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengumumkan bahwa rancangan resolusi akan mencakup tuntutan untuk mengakhiri tindakan yang melemahkan kedaulatan dan integritas wilayah Suriah karena hal itu bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB 2254.

Dalam sebuah pernyataan, Zakharova mengatakan bahwa akan diadakan pertemuan Dewan Keamanan PBB atas permintaan Rusia pada hari Jumat tersebut untuk membahas tindakan Turki dikawasan yang telah mengancam kedaulatan Suriah serta untuk membahas upaya-upaya memulai proses perdamaian di Suriah. (Baca juga: Arab Saudi Ubah Pembicaraan Damai Suriah Jadi Lelucon)

Pernyataan itu menunjukkan keprihatinan Rusia atas terus berlangsungan pengiriman teroris ISIS dari Turki ke wilayah Suriah serta rencana Turki untuk mengirim pasukan ke Suriah utara.

Laporan berita mengindikasikan bahwa setidaknya 500 teroris telah menyeberangi perbatasan Suriah-Turki menuju pedesaan utara Aleppo yang bersamaan dengan pemboman artileri oleh Turki ke dalam wilayah Suriah pada hari Kamis. (ARN)

About ArrahmahNews (12494 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: