News Ticker

Shaaban: Jika Barat Ingin Bantu Sipil, Seharusnya Dukung Damaskus Perangi Teroris

20 Februari 2016,

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – AS, Eropa, dan Turki telah menuduh pemerintah Suriah dan Rusia menyebabkan korban sipil selama operasi untuk membebaskan Suriah. Bouthaina Shaaban, penasehat politik Presiden Suriah, menyatakan bahwa jika Barat benar-benar prihatin dengan nasib warga sipil, seharusnya mereka bersatu dengan Damaskus untuk mengakhiri terorisme.

SANA melaporkan pada Jum’at (19/02) kemarin bahwa menurut Shaaban, membasmi terorisme adalah syarat utama untuk keberhasilan solusi politik di Suriah dan kawasan secara umum. (Baca juga: Rusia Desak Saudi Jelaskan Rencana Pengiriman Pasukan Darat ke Suriah)

Ia mengatakan hal itu kepada saluran TV, Russia Today, dalam sebuah wawancara di hari Kamis malam (18/02). Menurutnya negara Suriah selalu mencari solusi politik dan pada saat yang sama bertekad untuk membasmi terorisme.

“Kedua isu saling melengkapi dan sama sekali tidak bertentangan,” katanya. Ia menambahkan bahwa dialog Suriah-Suriah harus menjadi satu-satunya (dialog) dimana semua masalah yang dibicarakan bersama, terutama bantuan kemanusiaan serta penghentian permusuhan dan bukannya gencatan senjata. (Baca juga: LEDAKAN ANKARA…Politik Licik Erdogan Untuk Bantai Kurdi Dimanapun?)

Shaaban menegaskan bahwa unit perlindungan Kurdi adalah orang-orang Suriah, dan perang melawan terorisme saat ini sedang dilakukan oleh semua rakyat Suriah bersama dengan tentara Suriah, kelompok pertahanan rakyat serta Angkatan Udara Rusia.

“Turkilah yang mencoba untuk membuat sebuah isu untuk mengeluarkan keterlibatan Kurdi ‘dalam memerangi terorisme karena negara itu bermasalah dengan mereka (Kurdi)”, tambahnya.

“Kami, sebaliknya, tidak memiliki masalah dengan mereka (Kurdi) sama sekali. Yang penting adalah integritas wilayah Suriah dan kesatuan rakyat, “tambahnya. (ARN)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: