News Ticker

Warga Serbia Yang Diculik ISIS Diyakini Tewas dalam Serangan Udara AS

20 Februari 2016

BEOGRAD SERBIA, ARRAHMAHNEWS.COM – Dua staf kedutaan Serbia yang diculik ISIS di Libya, diyakini telah tewas dalam serangan AS terhadap sebuah kamp pelatihan ISIS. Hal ini diumumkan sendiri oleh menteri luar negeri Serbia.

“Laporan kematian dua warga Serbia itu belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang Libya,” ungkap Ivica Dacic kepada media dalam sebuah konferensi darurat sebagaimana dilaporkan Russia Today, Sabtu (20/02). (Baca juga:HANTU KEMATIAN, Sniper Misterius Buru Para Pemimpin ISIS di Libya)

Kepala Komunikasi, Sladjana Stankovic, dan sopirnya, Jovica Stepic, diculik di kota pesisir, barat laut Sabratha, pada 8 November 2015. Saat itu mobil mereka terpisah dari konvoi yang membawa duta Serbia ke Libya dan kemudian dibajak oleh orang-orang bersenjata.

Mereka diduga telah dibunuh oleh jet-jet tempur AS, yang membom sebuah kamp yang diduga milik ISIS di sebelah barat Libya pada hari Jumat kemarin. Serangan itu dilaporkan menewaskan lebih dari 40 orang. (Baca juga:Takut Mati, Pemimpin ISIS ‘Abu Bakar Al-Baghdadi’ Melarikan Diri ke Libya)

“Kami masih menunggu identifikasi korban, sehingga secara resmi kami tidak bisa mengkonfirmasi informasi tersebut,” kata Dacic.

Menurut Pentagon, serangan mereka menargetkan Noureddine Chouchane, warga Tunisia yang diduga mendalangi serangan mematikan di Museum Bardo, Tunis, pada Maret 2015.

Sementara AS mengklaim pemboman itu sebagai suatu sukses besar, pemboman tersebut juga dipertanyakan, karena serangan itu kemungkinan dilakukan tanpa dasar hukum resmi. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: