News Ticker

WikiLeaks Ungkap Bantuan AS Untuk Separatis Bolivia

20 Februari 2016,

WASHINGTON, ARRAHMAHNEWS.COM – AS memberikan jutaan dolar kepada gerakan separatis di Bolivia untuk mendukung serangan yang direncanakan oleh kelompok militan oposisi, menurut dokumen dari tahun 2006-2009 yang diperoleh WikiLeaks.

Dokumen tahun 2006 yang diperoleh WikiLeaks mengungkapkan bahwa AS telah melakukan kontak dengan kelompok-kelompok oposisi Bolivia dan memberi jutaan dolar untuk sebuah gerakan separatis, Sputnik melaporkan. (Baca juga: GEMPAR, Wikileaks Acak-acak dan Edarkan Dokumen Rahasia CIA)

Dokumen-dokumen diperiksa oleh peneliti Norwegia Eirik Vold, yang menemukan bahwa antara tahun 2006 dan 2009 Badan Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional (USAID) memberikan empat juta dolar untuk sebuah gerakan separatis di Media Luna (Half Moon) wilayah Bolivia, Prensa Latina menulis.

Media Luna kumpulan empat departemen, Santa Cruz, Beni, Pando, dan Taraji, di timur Bolivia, di mana terjadi bentrokan di tahun 2008 antara pendukung pemerintah dan kelompok oposisi yang ingin menguasai sumber daya lokal.

“AS memiliki pengetahuan penuh atas rencana teroris dari kelompok oposisi ‘, namun tidak mencela mereka,” kata Eirik Vold Prensa Latina, dan menambahkan bahwa AS memiliki pengetahuan sebelumnya dari serangan yang direncanakan pada pipa gas alam, yang mengakibatkan penurunan ekspor gas Bolivia 10% ke Brasil. (Baca juga: WikiLeaks Ungkap Diplomasi “Balas Budi” Saudi)

Vold mengatakan Washington juga percaya bahwa pembunuhan Presiden Evo Morales adalah “mungkin,” dan AS menyadari kemungkinan kudeta tetapi tidak memperingatkan pemerintah Bolivia di La Paz.

Norwegia yang mempresentasikan penyelidikannya kepada pers di La Paz, mengatakan bahwa WikiLeaks telah memperoleh lebih dari 14.000 dokumen US tentang Presiden Bolivia, yang menunjukkan sejauh mana Washington bertekad untuk mempertahankan hegemoninya di wilayah tersebut.

Dokumen itu “memberikan pemahaman tentang pentingnya Bolivia, negara yang kaya hidrokarbon dan sumber daya alam lainnya, untuk strategi Amerika”, kata Vold. (ARN)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: