News Ticker

Putin Tegas ‘ISIS dan Jabhat al-Nusra’ Tak Masuk Dalam Draf Genjatan Senjata di Suriah

23 Februari 2016,

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Dalam pernyataan bersama pada hari Senin, Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa ia setuju dengan mitra AS-nya, Barack Obama, untuk menghentikan operasi militer di Suriah.

“Kami mencapai kesepakatan setelah diskusi panjang antara pihak Rusia-AS serta melalui pembicaraan antara menteri luar negeri kedua negara, dan kesepakatan telah dilakukan untuk menghentikan aksi militer antara angkatan bersenjata Suriah dan organisasi bersenjata oposisi Suriah,” ungkap Presiden Putin dalam sebuah pernyataan yang disampaikan melalui Russia TV. (Baca juga: SURIAH MEMANAS…Putin Mendadak Utus Menhannya Ke Iran)

Ia menambahkan bahwa kesepakatan ini tidak meliputi ISIS dan Jabhat al-Nusra.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan tercapainya kesepakatan Rusia-AS itu dalam sebuah pernyataan yang meliputi “rencana untuk menghentikan operasi militer di Suriah terkecuali terhadap organisasi teroris ISIS dan Jabhat al-Nusra.” (Baca juga: Digempur Rusia, Teroris Al Nusra Minta Perlindungan dari PBB)

Russia Today mengutip dari pernyataan tersebut bahwa rencana-rencana tersebut mungkin akan mulai dilaksanakan pada Sabtu depan.”

“Kedua pihak yang berkonflik mungkin akan mengumumkan kesepakatan mereka untuk menghentikan operasi militer yang akan berlaku pada tengah malam Jumat / Sabtu (27/02),” ungkap pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri AS. (ARN)

About ArrahmahNews (12557 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: