News Ticker

Al Qaeda Bantu Arab Saudi Lawan Ansarullah

24 Februari 2016

YAMAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Kampanye militer Arab Saudi terhadap gerakan Ansarullah Yaman hampir “satu tahun”, namun belum ada hasil yang dicapai atau melemahkan pejuang Houthi. Oleh karena itu Arab Saudi telah meminta bantuan kepada kelompok teroris Al-Qaeda untuk melawan pejuang Ansarullah, media Inggris melaporkan. [Baca juga; Arab Saudi Banjiri Yaman Selatan Dengan Al Qaeda]

“Kami telah mendapatkan akses ke bukti yang digunakan sebagai basis oleh pasukan koalisi yang dipimpin Saudi dan al-Qaeda dalam menyerang target-target tentara Yaman dan pasukan Ansarullah”, BBC melaporkan pada hari Senin (22/02).

Wartawan BBC mengatakan ia telah menyaksikan pasukan Saudi dan militan Al-Qaeda bahu-membahu dalam salah satu pertempuran baru-baru ini. [Baca juga; CIA Kendalikan Al-Qaeda di Yaman]

Pengamat politik sebelumnya telah memperingatkan atas kehadiran militan Al-Qaeda di Yaman; Ansarullah juga telah memberitahu sebelumnya bahwa mereka telah berperang melawan mereka dalam beberapa pertempuran.

Dalam sambutannya pada awal bulan ini, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi Mansour al-Turki mengakui aliran besar bantuan keuangan untuk kelompok teroris al-Qaeda di bawah penyamaran bantuan amal. [Baca juga; Saudi Gunakan Al-Qaeda Untuk Hancurkan Kuburan Habaib di Yaman]

“Bantuan multi-miliar dolar ini telah dikumpulkan menggunakan sistem moneter Arab Saudi”, kata Turki pada BBC dalam sebuah wawancara.

Dia mengatakan bahwa uang itu dikumpulkan dari orang-orang Arab oleh kelompok tertentu yang mengklaim bahwa mereka akan menggunakannya untuk amal. [Baca juga; Saudi Akui Habiskan Multi Miliar Dolar Untuk Dana al-Qaeda]

“Mereka mengatakan kepada orang-orang bahwa uang mereka akan digunakan untuk orang miskin, tapi sayangnya uang itu dihabiskan untuk mendukung finansial al-Qaeda di Afghanistan”, kata Turki.

Para analis regional dan internasional menyepakati aliran dana Saudi untuk al-Qaeda.

Tahun lalu, seorang teroris Al-Qaeda dijatuhi hukuman penjara seumur hidup di AS, dan mengatakan bahwa anggota keluarga kerajaan Saudi yang telah mensponsori jaringan teroris pada 1990-an.

Anggota terkemuka keluarga kerajaan Arab Saudi mendukung jaringan teroris Al-Qaeda pada tahun 1990, kata Zacarias Moussaoui, teroris Al-Qaeda yang dihukum penjara seumur hidup di AS, menurut New York Times.

Dalam suratnya kepada hakim pengadilan federal AS di New York tahun lalu, Moussaoui menulis bahwa anggota keluarga kerajaan Saudi, seperti mantan Kepala Intelijen Pangeran Bandar bin Sultan dan mantan duta besar Saudi di Amerika Serikat, Pangeran al Waleed Bin Talal, adalah donatur utama organisasi teroris di akhir 1990-an. [Baca juga; AKAR SEJARAH TERBENTUKNYA ISIS DAN AL QAEDA]

Moussaoui juga mengatakan mereka berdua bertanggung jawab atas database digital, sehingga Osama Bin Laden bisa memiliki gambaran tentang orang-orang yang telah memberikan kontribusi terhadap militan. Ia juga mengklaim bahwa ia pernah merundingkan rencana dengan anggota dari kedutaan Saudi di AS untuk menembak jatuh pesawat presiden AS ‘Air Force One’ dengan rudal Stinger.

Duta Besar Suriah untuk Yordania Bahjat Suleiman mengatakan Pangeran Bandar bin Sultan adalah “pemimpin geng teroris yang bertempur di Suriah”.

Kepala Intelijen Arab Saudi Pangeran Bandar bin Sultan adalah kepala kelompok teroris Al-Qaeda dan pendiri ISIL di Suriah, Suleiman mengatakan pada tahun 2013.

Suleiman mengatakan, Osama Bin Laden adalah pendiri Al-Qaeda, Ayman Zahiri pengganti Osama bin Laden, sementara Bandar bin Sultan adalah pemimpin sebenarnya Al-Qaeda. [ARN]

About ArrahmahNews (12494 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: