Arab Saudi Minta Warganya Untuk Tinggalkan Lebanon

24 Februari 2016,

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Arab Saudi meminta semua warga negaranya di Lebanon untuk meninggalkan negara itu di tengah memburuknya hubungan politik antara Riyadh dan Beirut.

Kementerian Luar Negeri Saudi dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (23/02) menyerukan “semua warga negara Saudi untuk tidak melakukan perjalanan ke Lebanon demi keselamatan mereka, dan meminta warganya yang berada atau mengunjungi Lebanon untuk tidak tinggal kecuali sangat diperlukan”, kantor berita SPA melaporkan.

Uni Emirat Arab juga telah mengatakan akan menarik sebagian besar diplomatnya keluar dari Lebanon dan memperingatkan warganya untuk tidak bepergian ke sana.

Sebelumnya Arab Saudi telah menangguhkan paket $ 3 miliar kepada tentara Lebanon dan sisa $ 1 miliar bantuan untuk pasukan keamanan internal pada Jumat. (Baca juga: Paket Bantuan $3 Milyar Dihentikan, Saudi Tunjukkan Wajah Asli Mereka)

Pada hari yang sama, seorang pejabat senior Saudi mengatakan kerajaan telah membuat “review komprehensif terkait hubungan dengan republik Lebanon.” Otoritas Saudi mengatakan bahwa mereka telah melihat “posisi Lebanon yang bermusuhan yang disebabkan oleh gerakan Hizbullah di negara itu.”

Sementara itu, terkait penghentian bantuan Saudi untuk militer Lebanon, Hizbullah dalam sebuah pernyataan yang dirilis situs berita Al Manar, mengatakan bahwa keputusan rezim Saudi menghentikan bantuan kepada militer Lebanon sesungguhnya telah memperlihatkan wajah asli mereka dan yang selalu mengklaim memerangi terorisme. Hizbullah mengatakan keputusan Riyadh hanyalah manuver politik. (Baca juga: Lebanon Tolak Pembebasan Pangeran Saudi, Bantuan Militer Dihentikan)

Keputusan tersebut menyusul kemenangan baru-baru ini oleh tentara Suriah, yang didukung oleh pejuang Hizbullah Lebanon dalam melawan militan Takfiri yang berperang untuk menggulingkan pemerintah Damaskus.

Pejuang Hizbullah juga berjuang melawan ISIS dan Jabha Nusra yang berafiliasi dengan Al Qaeda di pinggiran kota Lebanon, Arsal, yang terletak di perbatasan dengan Suriah.

Pemimpin Hizbullah menuduh Arab Saudi mendanai kelompok-kelompok teroris dalam mempersenjatai operasi di seluruh wilayah. (ARN)

About ArrahmahNews (12465 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: