News Ticker

Bukti DNA; Pelaku Pemboman di Ankara Adalah Warga Negara Turki

24 Februari 2016

ANKARA, ARRAHMAHNEWS.COM – Bukti DNA menunjukkan bahwa penyebab di balik ledakan mematikan di Ankara adalah warga negara Turki bukan Suriah seperti yang selama ini dituduhkan oleh pihak berwenang Turki, kata seorang pejabat keamanan pada kantor berita Hürriyet.

Pada Rabu 17 Februari lalu, sebuah bom mobil meledak di samping beberapa bus militer di dekat pangkalan angkatan bersenjata Turki di Ankara, setidaknya menewaskan 29 orang. Hari berikutnya Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menuding Kurdi Suriah (YPG) sebagai pelaku pemboman tersebut, bahkan menetapkan Salih Necar sebagai pelaku penyerangan, yang berasal dari kota Hasakah.

Namun, kelompok Kurdistan Freedom Hawks (TAK) mengaku bertanggung jawab atas ledakan di situsnya pada 19 Februari, dan anehnya pengakuan itu tidak ditanggapi oleh pemerintah Turki.

Pada hari Selasa (23/02), seorang pejabat senior keamanan Turki mengutip bukti DNA yang dikumpulkan dari lokasi ledakan, menyatakan bahwa Abdulbaki Somer, lahir di kota Van, timur Turki, adalah bomber dalam insiden peledakan dekat pangkalan militer. Pengumuman ini sepenuhnya sesuai dengan klaim yang dibuat oleh TAK.

“Laporan DNA telah disahkan, dan pelaku itu bukan Necar seperti yang selama ini dibuat-buat”, kata pejabat Turki kepada Reuters dalam kondisi anonimitas karena laporan belum diumumkan.

“DNA Pembom ini cocok dengan ayah Abdulbaki. Sepertinya bomber itu Abdulbaki Somer, berdasarkan laporan”, ujarnya.

Menurut kantor berita resmi Turki Anadolu, jaksa telah mengkonfirmasi laporan itu.

Turki menganggap YPG sayap politik Partai Demokratik (PYD), sebagai sekutu dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang telah berjuang untuk wilayah otonomi Kurdi di Turki sejak tahun 1980-an.

Pemimpin YPG membantah berada di balik serangan itu, dan mengatakan bahwa Turki menggunakan ledakan Ankara sebagai dalih untuk meningkatkan serangannya di Suriah.

Sama ‘struktur teroris’

Sebelumnya pada hari Selasa, Davutoglu terkait klaim tanggung jawab atas ledakan itu, mengatakan bahwa “bertujuannya adalah mengalihkan perhatian dari YPG” karena semua kelompok bersenjata di wilayah itu adalah “struktur teroris” yang sama.

“Hasil dari kerja cepat oleh satuan keamanan kami, disimpulkan dengan jelas bahwa serangan ini direncanakan dan dilakukan melalui kerja sama antara YPG dan PKK,” tandasnya. [ARN]

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: