News Ticker

Jurnalis Palestina “al-Qiq” Akhiri Aksi Mogok Makan 94 Hari

27 Februari 2016,

TEL AVIV, ARRAHMAHNEWS.COM – Jurnalis Palestina, Mohammed al-Qiq, yang ditahan Israel, telah mengakhiri 94-hari mogok makan yang sudah sangat berisiko langsung pada kematian, setelah pengacaranya mencapai kesepakatan dengan pemerintah Israel untuk membebaskannya pada bulan Mei.

Pengacara Hanan al-Khatib dan Hiba Masalha, dari Komite Urusan Tahanan Palestina mengatakan bahwa Qiq secara resmi telah mengakhiri mogok makannya pada hari Jumat (26/02) kemarin, dalam sebuah pernyataan di depan anggota keluarganya, anggota Arab Knesset serta beberapa anggota komite. (Baca juga: Warga Palestina Pelaku Mogok Makan Dalam Kondisi Kritis)

Qadura Fares, kepala Masyarakat Tahanan Palestina, mengatakan bahwa wartawan Palestina itu akan terus menerima perawatan medis di rumah sakit Israel sampai pembebasannya pada 21 Mei.

Ia mengatakan bahwa Qiq sekarang telah menerima perawatan medis dan mengizinkan dokter di HaEmek Medical Center, di mana ia telah ditahan selama aksi mogok makan, untuk memeriksanya. (Baca juga: Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Jatuh Koma)

Fares juga mengatakan bahwa Qiq akan diizinkan menerima kunjungan dari keluarganya, termasuk istri, dua anak, dan ayahnya.

Qiq telah melakukan aksi mogok makan sejak tanggal 25 November 2015, untuk memprotes penahanan administratif, sebuah kebijakan di mana narapidana Palestina ditahan di fasilitas penahanan Israel tanpa pengadilan atau tuntutan. Beberapa tahanan Palestina telah ditahan di penahanan administratif sampai delapan, sepuluh dan sebelas tahun. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: