News Ticker

Analis: AS-Turki ‘Bertikai’ Kepentingan di Suriah

28 Februari 2016,

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang analis militer Libanon menggarisbawahi bahwa kesenjangan antara Washington dan Ankara semakin melebar akibat perbedaan prioritas dan kepentingan mereka di Suriah.

“Hari ini, situasi Turki berada di puncak keruwetan akibat perbedaan pendapat dengan Amerika mengenai prioritas, dan perbedaan terbesar itu terletak pada masalah Kurdi,” ungkap Omar Maarabouni kepada FNA pada hari Sabtu. (Baca juga: Washington Post: Politik Erdogan Hancurkan Turki)

“Saya percaya bahwa kesenjangan antara AS dan Turki bahkan akan semakin melebar karena perbedaan mereka pada prioritas dan kepentingan ini,” tambahnya.

Memperhatikan bahwa Turki akan mencoba untuk mengubah situasi dengan mempengaruhi situasi saat ini, Maarabouni meramalkan bahwa kemajuan terbaru oleh tentara Suriah dan sekutunya terhadap teroris akan menggagalkan plot Ankara. (Baca juga: Catherine Shakdam: Turki-Saudi Bangkitkan Imperialisme Ottoman di Suriah)

Pernyataan itu disampaikan setelah laporan awal pekan ini mengatakan bahwa kelompok teroris yang ditempatkan di provinsi Lattakia, dekat perbatasan dengan Turki telah dipasok dengan senjata, peralatan dan bahkan militan baru dari negeri Erdogan itu.

Ratusan teroris Jeish al-Fatah, kebanyakan mereka dari Chechnya dan wilayah Kaukasus, didukung oleh tembakan artileri Turki, memperoleh kendali atas dua desa al-Dorra dan al-Saraf di bagian Barat Laut dari kota al-Rabia’a, dekat perbatasan Turki menyusul serangan berat terhadap posisi tentara Suriah.

Setelah mengambil kendali dari dua desa, para teroris kembali menerima kargo besar senjata dan peralatan militer dan bergabung dengan pasukan baru yang didatangkan ke Barat Suriah melalui perbatasan Turki. (Baca juga: The Guardian: Politik Sesat Turki)

Menyusul situasi tersebut, tentara Suriah juga telah lebih banyak mengirimkan pasukan ke daerah yang diduduki untuk memenangkan dan mengambil kembali dua desa dari para militan.

Tentara Suriah dan pasukan rakyat kemudian membuat kemajuan di beberapa daerah di pedesaan timur laut dari Lattakia dan membersihkannya dari teroris pada hari Kamis.

“Unit Tentara Suriah, bekerjasama dengan kelompok-kelompok pertahanan rakyat, membersihkan teroris dari desa Barza al-Tahtani dan Katef al-Zaitona, Daher Sando, Tal Ghweirat dan Jabal Abu Ali daerah di pedesaan Northeastern dari Lattakia,” ungkap sumber lapangan di hari Kamis.

Mereka menambahkan bahwa stabilitas dan keamanan telah dikembalikan ke daerah-daerah tersebut setelah operasi militer. (ARN)

About ArrahmahNews (12557 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: