News Ticker

Ankara Gunakan Krisis Suriah Untuk Layani Kepentingan Turki

29 Februari 2016

ITALIA, ARRAHMAHNEWS.COM – Sergio Divina, anggota partai Lega Nord Italia, mengatakan bahwa Turki ingin mengecualikan Kurdi dari perjanjian gencatan senjata dan menyamakan mereka dengan kelompok teroris ISIS, ini jelas tidak adil.

Ankara terus menggunakan situasi di Suriah untuk melayani kepentingan geopolitik, khususnya untuk memecahkan masalahnya dengan oposisi Kurdi, Sergio Divina, anggota partai Lega Nord Italia, mengatakan di sela-sela pertemuan dengan Majelis Parlemen di Wina, Sputnik melaporkan.

“Turki ingin mengecualikan Kurdi dari perjanjian gencatan senjata menyamakan mereka dengan kelompok teroris, ini tidak adil. Masalahnya adalah bahwa Turki terus menggunakan krisis Suriah untuk kepentingan geopolitik di wilayah tersebut sementara pada saat yang sama berusaha memukul Kurdi”, kata Divina. [Baca juga; Turki Masukkan Lebih dari 100 Teroris ke Suriah]

Kurdi Suriah tidak diundang untuk pembicaraan intra-Suriah. Sementara Partai Demokratik Kurdi (PYD) mengklaim bahwa partisipasinya dalam pembicaraan intra-Suriah diblokir oleh Ankara karena mereka mengaitkan Kurdi Suriah dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) pro-kemerdekaan, yang aktif di Turki tenggara dan dianggap sebagai organisasi teroris oleh Ankara. PKK pun telah membantah memiliki hubungan apapun dengan PYD.

Sebelumnya pada bulan Februari, pasukan Turki intensif melakukan penembakan ke daerah yang dikuasai oleh Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), sayap militer PYD di provinsi Aleppo Suriah.

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan bahwa penembakan itu adalah balasan atas serangan teror baru-baru ini di Ankara, yang diduga dilakukan oleh orang Kurdi. Washington dan Moskow telah meminta dan memperingatkan Ankara untuk menghentikan penembakan. [Baca juga; Bukti DNA; Pelaku Pemboman di Ankara Adalah Warga Negara Turki Bukan Kurdi Suriah] [ARN]

About ArrahmahNews (12501 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: