News Ticker

MURKA SURIAH! Saudi Perusak Negara-negara Arab dan Islam

Selasa, 01 Maret 2016,

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah sumber pejabat di Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat mengatakan bahwa pernyataan yang dibuat oleh rezim boneka Saudi merupakan ekspresi dari peran destruktif dari kerajaan Wahabi itu yang mengancam negara-negara Arab dan Islam, selain juga mengancam keamanan dan stabilitas di seluruh dunia . [Baca juga; Militer Saudi Akui Koalisi AS Rencanakan Invasi Darat di Suriah]

Dalam sebuah pernyataan kepada SANA, sumber mengatakan bahwa kebijakan destruktif rezim Saudi adalah contoh dari apa yang pepatah Arab gambarkan sebagai “bencana terburuk adalah apa yang membuatmu tertawa.” (Baca juga: Catherine Shakdam: Turki-Saudi Bangkitkan Imperialisme Ottoman di Suriah)

Sumber tersebut mengatakan bahwa pernyataan yang dibuat oleh menteri luar negeri Saudi Adel al-Jubeir tidak lebih dari gema dari apa yang tuan dari monarki itu, yaitu Israel dan Amerika Serikat katakan, dan bahwa pembicaraan “rencana B” mengenai perkembangan saat ini di Suriah adalah khayalan belaka di kepala rezim Saudi, karena kehadiran rencana tersebut akan berarti bahwa kerajaan Saudi bisa berpikir dan berencana, sementara Al Saud sudah dikenal hanya sebagai alat tanpa otak di tangan Israel dan Amerika Serikat yang melakukan sesuai perintah.

Sumber itu lebih lanjut menekankan bahwa pernyataan al-Jubeir ini merupakan pelanggaran resolusi Dewan Keamanan no. 2268 dan upaya untuk menggagalkan aksi penghentian pertikaian, selain juga menjadi obat kebohongan yang dimaksudkan untuk meningkatkan moral lesu dari pion-pion mereka yang gagal di Suriah serta awal dari upaya untuk merongrong usaha menyelesaikan krisis di Suriah. (Baca juga: Kemenlu Suriah: Serangan Teror Bom Adalah Taktik Turki-Saudi Hambat Upaya Diplomatik)

“Para pemimpin rezim Saudi, yang melakukan pembantaian terhadap rakyat Yaman, dan setelah semua yang terjadi di Suriah selama lima tahun, harus diadili di Pengadilan Pidana Internasional,” kata sumber itu, menambahkan bahwa hal yang sama berlaku untuk penjahat perang Israel yang telah mengunjungi Arab Saudi baru-baru ini.

Sumber tersebut mengatakan bahwa Suriah meminta agar Sekretaris Jenderal PBB untuk membentuk sebuah komite internasional guna menyelidiki ke dalam kejahatan yang pernah dan masih dilakukan oleh rezim Saudi di dunia Arab, karena telah menjadi jelas bagi semua orang bahwa rezim Saudi berperan menyebabkan kekalahan dan kerusakan kepada bangsa Arab itu (Suriah) dan merusak stabilitas, yang membuatnya menjadi ancaman terhadap keamanan nasional dan eksistensi serta perdamaian dan stabilitas dunia. (Baca juga: Rusia Desak Saudi Jelaskan Rencana Pengiriman Pasukan Darat ke Suriah)

Sumber menyimpulkan dengan mengatakan bahwa orang-orang Suriah, yang bangga negara mereka menjadi tempat lahir peradaban, merasa jijik dan mencibir terhadap keangkuhan al-Jubeir dan orang lain seperti dia dalam rezim Saudi, sebuah keangkuhan yang mencerminkan keterbelakangan, barbarisme rezim Saudi dan bagaimana rendah rezim itu telah tenggelam. (ARN)

About ArrahmahNews (12489 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: