News Ticker

Rusia; Negara Federal Dapat Persatukan Suriah

Selasa, 01 Maret 2016

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Rusia menyatakan bahwa negara federal dapat menjadi model pemerintahan yang cocok untuk melestarikan persatuan dan kedaulatan Suriah.

“Jika hasil pembicaraan, konsultasi dan diskusi masa depan negara Suriah… mereka berpendapat bahwa negara (federal) akan dapat bekerja melestarikan Suriah sebagai negara yang bersatu, sekuler, merdeka dan bangsa yang berdaulat, maka siapa yang akan keberatan dengan ini? ” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov saat konferensi pers di Moskow, Sputnik melaporkan pada Senin (29/02). (Baca juga: NATO Tak Mampu Kalahkan Rusia, Ini Alasannya)

Utusan khusus PBB Staffan de Mistura telah mengumumkan perundingan damai antara pihak yang bertikai pada tanggal 7 Maret dengan syarat gencatan senjata berjalan dengan lancar.

Putaran terakhir perundingan Suriah dihentikan pada tanggal 3 Februari kurang dari seminggu setelah oposisi yang didukung asing menolak untuk melanjutkan diskusi. (Baca juga: Rusia Bangkit Kembali Sebagai Negara Super Power)

Ryabkov juga menyatakan bahwa Rusia akan menerima “model pemerintahan lain untuk Suriah, asalkan bukan didikte atau dikendalikan dari negara manapun”.

Dalam sebuah wawancara dengan media Rusia pada bulan September, Presiden Suriah Bashar al-Assad menyebut kemungkinan pembentukan pemerintah federal – sistem politik yang kekuasaannya dibagi antara pemerintah nasional yang kuat dan pemerintah daerah yang lebih kecil.

“Ketika orang-orang Suriah setuju untuk mengambil langkah-langkah semacam ini, yang harus dilakukan dengan federalisme, otonomi, desentralisasi, atau mengubah sistem politik secara keseluruhan, perlu disepakati oleh rakyat Suriah dan amandemen konstitusi,” katanya pada RT.

Gencatan senjata disepakati oleh AS dan Rusia di Suriah pada 27 Februari tengah malam waktu Damaskus. Pemerintah Suriah juga menerima persyaratan gencatan senjata dengan syarat bahwa upaya militer terhadap kelompok teroris ISIS dan militan Front Al-Nusra terus berlanjut. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: