News Ticker

4 Wartawan Asing Diserang di Perbatasan Turki-Suriah

Rabu, 02 Maret 2016,

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Empat wartawan mengalami luka-luka akibat serangan penembakan dekat perbatasan Suriah-Turki. Hal ini disampaikan oleh kepala Pusat Gencatan Senjata Rusia di Suriah, Letnan Jenderal Sergey Kurylenko, pada Selasa (01/03) kemarin.

“Sekelompok wartawan Rusia dan wartawan asing lainnya telah diserang dengan tembakan artileri berat di pemukiman Kinsiba dalam sekitar pukul 12:04-00:10 waktu setempat pada tanggal 1 Maret 2016. Api ditembakkan dari pemukiman Bdama dan perbatasan Suriah-Turki. Delapan tembakan dilepaskan dari artileri kaliber besar. Peluru artileri itu meledak sekitar 150-450 meter dari para wartawan. Akibatnya, empat wartawan [dari China, Kanada, Bulgaria dan Rusia] terluka, “kata Kurylenko sebagaimana dikutip TASS. Ia menambahkan bahwa data ini mengacu pada Pusat Rekonsiliasi AS di Amman, Yordania. (Baca juga: Rusia: Teroris Lakukan 31 Pelanggaran Sejak Awal Berlakunya Gencatan Senjata)

1125900
Gencatan senjata di Suriah telah disetujui oleh Moskow dan Washington pekan lalu, dan mulai berlaku pada 27 Februari, tengah malam waktu setempat. Satu jam sebelum gencatan senjata berlaku efektif Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi untuk mendukung penghentian pertikaian. Dokumen yang disusun oleh Rusia dan Amerika Serikat didukung oleh kesemua 15 negara anggota DK PBB. (Baca juga: Front Al Nusra Akan Provokasi Rusia Untuk Gagalkan Gencatan Senjata

)

Utusan khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, mengatakan bahwa 97 kelompok bersenjata telah setuju untuk gencatan senjata. Gencatan senjata akan diterapkan untuk semua pihak dalam konflik Suriah kecuali untuk Daesh (singkatan bahasa Arab untuk ISIS) dan Jabhat an-Nusra, atau organisasi teroris lainnya yang masuk daftar Dewan Keamanan PBB.” Serangan udara atas mereka akan tetap dilanjutkan. (ARN)

About ArrahmahNews (12476 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: