News Ticker

Rusia: Teroris Lakukan 31 Pelanggaran Sejak Awal Berlakunya Gencatan Senjata

Rabu, 02 Maret 2016,

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pada hari Selasa bahwa penghentian permusuhan di Suriah telah dilanggar 15 kali oleh organisasi teroris selama 24 jam terakhir. Hal ini berarti ada 31 jumlah pelanggaran sejak awal pelaksanaan penghentian permusuhan di tengah malam pada hari Jumat.

Website Kementerian menerbitkan pernyataan yang disiapkan oleh pusat koordinasi dan pemantauan penghentian pertikaian Rusia di Suriah yang menegaskan bahwa mayoritas pelanggaran terjadi di Damaskus, pedesaan Aleppo, Homs dan provinsi Lattakia. (Baca juga: Front Al Nusra Akan Provokasi Rusia Untuk Gagalkan Gencatan Senjata)

Pusat itu mengatakan bahwa lingkungan perumahan dan situs-situs untuk tentara Suriah dan unit perlindungan Kurdi dari kota Aleppo ditembaki dengan mortir dan senjata ringansebanyak lima kali, menambahkan bahwa organisasi teroris yang berafiliasi dengan Jabhat al-Nusra juga menargetkan daerah Adra, lingkungan Camp al-wafideen dan lingkungan Penjara Pusat Damaskus, menewaskan seseorang dan melukai tiga orang lainnya.

Menurut pusat, sebuah kelompok teroris menyerang sebuah pos militer untuk tentara Suriah di Marj al-Sultan di pedesaan Damaskus. (Baca juga: De Mistura: Ancaman Terbesar Gencatan Senjata Adalah ISIS dan Jabhat al-Nusra)

“Juga tercatat serangan penembakan oleh organisasi teroris terkait Jabhat al-Nusra terhadap sejumlah posisi di kota Kubaneh di pedesaan Lattakia dan Bdama di pedesaan Idleb,” ungkap pusat tersebut sebagaimana diberitakan SANA, Selasa (01/03).

Di pedesaan Homs, teroris melancarkan dua serangan terhadap posisi tentara Suriah dan kelompok-kelompok pertahanan rakyat di sekitar wilayah Hur Benafso.

Selasa sore, organisasi teroris menembakkan 7 roket dan mortir di al-Sabil dan lingkungan al-Matar di kota Daraa, menyebabkan kerusakan material dan kebakaran di salah satu rumah.

Pusat Rusia itu menjelaskan bahwa jumlah kelompok yang mengambil bagian dalam penghentian pertikaian adalah 130, dan bahwa pihak Amerika telah menyerahkan daftar sebanyak 61 kelompok kepada Moskow.

Pada Senin malam, pusat Rusia mengumumkan bahwa ada tujuh pelanggaran yang tercatat dalam perjanjian penghentian pertikaianan di Suriah, Hal ini berarti ada 31 jumlah pelanggaran sejak awal pelaksanaan penghentian permusuhan di tengah malam pada hari Jumat.

Penghentian permusuhan di Suriah tidak termasuk ISIS, Jabhat al-Nusra, dan organisasi teroris lainnya yang tercantum pada daftar terorisme internasional. (ARN)

About ArrahmahNews (12505 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: