News Ticker

Satpol PP Dapat Tawaran Lawan Teroris Poso

Kamis, 03 Maret 2016,

JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menawarkan Polisi Pamong Praja untuk terjun ke Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, melakukan perlawan terhadap kelompok sipil bersenjata yang dalam kurun delapan tahun terakhir mengacaukan daerah bekas konflik komunal itu.

“Kalau Polisi Pamong Praja juga setidaknya membantu (TNI/Polri di Poso) silahkan kalau ada yang berani ikut. Tapi kalau tidak, jaga kecamatan, kita dukung TNI dan Polri untuk laksanakan tugasnya,” kata menteri pada Peringatan HUT ke-66 Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke 54 di Palu, Kamis (3/3).

Sambutan Tjahjo Kumolo tersebut langsung dijawab serentak “Siaaap” oleh peserta upacara yang berasal dari seluruh Indonesia itu.

Tjahjo mengatakan TNI dan Polri harus didorong menyelesaikan masalah keamanan di Poso karena sudah mengganggu stabilitas keamanan dalam negeri.

“Kita tidak boleh main-main terhadap gerombolan hampir delapan tahun di Poso. TNI dan Polri harus bergerak cepat,” katanya.

Upacara peringatan HUT ke-66 Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat yang berlangsung di halaman depan kantor gubernur tersebut berlangsung hikmad dan semangat.

Jaringan Teroris Poso

Polisi sebenarnya telah memburu Santoso sejak Oktober silam. Kapolri Badrodin Haiti mencurigai, Santoso dan kelompoknya Mujahidin Indonesia Timur (MIT) menjalin hubungan dengan Islamic State-ISIS. Sepak terjang MIT juga diyakini dibiayai oleh IS.

“Kami punya data orang-orang yang terkait dengan terorisme di Indonesia,” tutur Haiti kepada Tempo. Ia mengaku pihaknya memiliki bukti keberadaan jaringan Santoso. Mereka diyakini bercokol di kawasan Poso, Sulawesi Tengah.

Abu Wardah Santoso saat ini sedang menjadi momok buat kepolisian Indonesia. Wajah baru kelompok teror Islamic State di tanah air itu hingga kini masih buron. Ia diyakini sedang merancang strategi untuk mendalangi aksi serangan besar. (ARN)

About ArrahmahNews (12494 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: