News Ticker

Kim Jong-un Perintahkan Siaga Nuklir di Semenanjung Korea

Jum’at, 04 Maret 2016,

PYONGYANG, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dilaporkan memerintahkan semua senjata nuklir Pyongyang untuk ditempatkan pada siaga penuh, mengingat kebutuhan “setiap saat” untuk melindungin diri dari serangan agresor, kantor berita Sputnik melaporkan. (Baca juga: Perang Korea Selatan dan Korea Utara Dimulai)

Pengumuman datang setelah Kim Jong-un menghadiri uji-tembak sebuah peluncur roket baru. Dia mendesak militer untuk “segera” menggunakan sistem senjata yang dapat menghantam sasaran militer utama di Korea Selatan.

Menurut Kantor Berita Pusat Korea, Korea Utara juga akan merevisi postur militer untuk mengatasi ancaman secara pre-emptive”.

Langkah ini dilakukan satu hari setelah PBB menjatuhkan sanksi baru yang lebih keras terhadap Korea Utara atas uji coba nuklir awal tahun ini. Sanksi paling keras dalam 20 tahun terakhir atas peluncuran satelit terbaru Pyongyang, yang diangap PBB sebagai upaya terselubung untuk menunjukkan jarak kemampuan rudal balistik Korut. (Baca juga: Kedubes Korut; AS Bertanggung Jawab Atas Perang Korsel dan Korut)

Menanggapi sanksi tersebut, Korea Utara meluncurkan serangkaian rudal jarak pendek ke Laut Timur, pada Rabu (3/03).

Pengumuman ini datang menjelang latihan militer bersama yang akan dilakukan oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan yang dimaksudkan untuk mensimulasikan invasi DPRK. (Baca juga: Korut Uji Coba Rudal Balistik Antar Benua)

Sementara itu, Korea Selatan dan AS mengadakan pembicaraan pada hari Jumat (4/03) membahas detail dari penyebaran THAAD, sistem rudal AS yang canggih untuk melawan kemungkinan ancaman dari Pyongyang.

China menyuarakan keprihatinan atas penyebaran radar X-band yang akan dikerahkan dengan sistem THAAD, karena memiliki jangkauan yang lebih jauh dan melampaui semenanjung Korea hingga ke pedalaman China.

Korea Utara menuduh AS bersekongkol dengan sekutu regionalnya untuk menggulingkan pemerintah di Pyongyang. Pyongyang juga ingin Washington membubarkan komando militer di Korea Selatan, di mana AS memiliki ribuan tentara di sana. (ARN)

About ArrahmahNews (12494 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: