News Ticker

MEMANAS! Sengketa Arab Saudi dan UEA Meningkat di Yaman

Sabtu, 05 Maret 2016,

SANA’A, ARRAHMAHNEWS.COM – Sengketa antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab terkait Yaman telah meningkat ke level yang parah hingga pemerintah Abu Dhabi telah mengumumkan bahwa mereka akan mendirikan dua brigade Salafi Wahabi di provinsi Aden. Hal ini diungkap langsung oleh sumber-sumber lokal.

“Kota Aden telah menjadi ajang bentrokan antara pasukan pro-UEA dan pro-Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir, setelah UEA mengumumkan bahwa mereka akan mendirikan dua brigade pasukan ekstrimis di kota Yaman selatan itu,” ungkap sumber-sumber militer di provinsi Yaman tersebut. (Baca juga: SERAKAH! Saudi-Emirat Mulai Saling Serang di Yaman)

Sumber itu menegaskan bahwa brigade Salafi akan didirikan di daerah al-Masharee dan Dar Sa’ad, dan mengatakan bahwa “Seseorang bernama Mehran al-Qatabi telah ditunjuk sebagai komandan salah satu brigade tersebut.”

Puluhan pasukan pro-Hadi dan pro-Saudi telah tewas dan atau terluka dalam pertempuran sengit diantara mereka sendiri. (Baca juga: TAK TAHU MALU… Duta Besar Saudi untuk Inggris Dustakan Fakta Perang Yaman)

Perbedaan antara UEA dan Arab Saudi di Yaman mulai timbul setelah UEA mengganti tentaranya dengan tentara bayaran Blackwater yang hal itu ditentang keras pemerintah Riyadh.

Akibatnya, Presiden buronan Mansour Hadi dan Perdana Menteri nya, Khaled Bahah, juga terlibat perseteruan selama beberapa bulan terakhir, dan perseteruan itu semakin keras ketika sejumlah pejabat Saudi bekerja di luar rencana untuk menggantikan mantan presiden dengan perdana menterinya (keduanya melarikan diri ke Arab Saudi) dengan alasan untuk mendorong kekuatan revolusioner kembali ke Yaman untuk bekerja dengannya dan memungkinkannya untuk memulai pemerintahan baru disana.

Pengamat politik percaya bahwa pertengkaran antara Hadi dan perdana menterinya berasal dari baris yang mendasari perbedaan antara Arab Saudi sebagai pendukung Hadi dan UEA sebagai pendukung Bahah. (ARN)

About ArrahmahNews (12501 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: