News Ticker

Saudi Bangkrut! Hibah Senjata ke Libanon Dialihkan Untuk Biayai Perang di Yaman

Minggu, 06 Maret 2016,

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Sumber media Arab mengungkap upaya sengaja Saudi dalam membatalkan kesepakatan senjata dengan Prancis yang diperuntukkan khusus untuk tentara Libanon, adalah untuk mendukung pasukan militan pro-Saudi di Yaman.

Situs berita Yemen Pers mengutip dari beberapa sumber yang menyebutkan bahwa Kementerian Luar Negeri Saudi memberitahu perusahaan produsen Perancis “Thales” beberapa minggu sebelum diambilnya keputusan untuk membekukan “bantuan” Arab Saudi yang telah disepakati akan diberikan kepada tentara Libanon, sambil mempertahankan konvensi dan menunda pengiriman setelah mengubah beberapa syarat kontrak dan pihak penerima yang ada dalam kesepakatan. (Baca juga: Selingkuhi Saudi, AS Perintahkan Hadi Serang Sana’a, Yaman)

Sumber itu menambahkan bahwa para pejabat di Arab Saudi telah menemui sejumlah perwakilan asing dari perusahaan Perancis “Odas” dan membahas dengan mereka tentang penggantian pihak penerima “bantuan” dari tentara Lebanon diganti menjadi militan pro-pemerintahan Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi.

Sumber itu menjelaskan bahwa pihak perusahaan memiliki kekhawatiran dalam mengubah kontrak kesepakatan ke Yaman, karena adanya seruan anggota Parlemen Eropa yang melarang penjualan senjata ke Arab Saudi serta adanya resolusi PBB yang melarang penjualan senjata kepada pihak-pihak yang bertikai di Yaman. (Baca juga: Lebanon Tolak Pembebasan Pangeran Saudi, Bantuan Militer Dihentikan)

Menteri luar negeri Saudi Adel al-Jubeir pada Rabu kemarin, bertemu dengan duta besar Prancis untuk Kerajaan Bertrand Bzansno didampingi Penasehat Menteri Luar Negeri Prancis Direktur Departemen Afrika Utara dan Timur Tengah Jerome Bonnafont dan penasihat Menteri Pertahanan Perancis Luis Fassi.

Menurut Saudi Press Agency (SPA), pertemuan itu membahas hubungan antara kedua negara dan sejumlah topik kepentingan bersama, namun kehadiran penasihat asing dan pertahanan dalam pertemuan itu menguatkan adanya file terkait “bantuan” dalam agenda pembicaraan itu. (Baca juga: BALAS DENDAM… Turki-Arab Perangi Suriah Lewat Lebanon)

Sumber situs Yaman menyebutkan bahwa para tentara yang setia kepada Abd Rabbuh Mansur Hadi sepenuhnya bergantung pada senjata dan perlengkapan yang disediakan oleh negara-negara koalisi Arab, terutama oleh Arab Saudi dan UEA.

Perlu dicatat bahwa hingga sekarang masih belum ada keterangan resmi baik dari pihak Saudi maupun Yaman terkait penegasan atau penolakan secara resmi untuk mengalihkan “bantuan senjata tentara Libanon” ke militan di Yaman. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: