NewsTicker

Analis: Arab Saudi-Turki Bantu Pergeseran ISIS dari Suriah ke Yordania

Senin, 07 Maret 2016,

AMMAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang analis politik Yordania mengungkap bahwa ISIS berencana untuk bergeser dari Suriah ke Yordania dalam upaya untuk menebus kekalahan di negara itu.Ia mengatakan bahwa pemerintah Ankara dan Riyadh berada di belakang siasat tersebut.

“Tertangkapnya puluhan teroris ISIS di sepanjang perbatasan Suriah-Yordania menunjukkan bahwa kelompok teroris Takfiri itu telah mengirimkan para militannya ke Yordania,” ungkap Nahez Benci kepada FNA pada hari Minggu (06/03). (Baca juga: Tujuh Tewas Dalam Bentrokan Dekat Perbatasan Yordania-Suriah)

Ia mengatakan bahwa agen mata-mata Saudi dan Turki yang mengatur relokasi teroris ISIS ke Yordania tersebut.

Dalam sambutannya yang relevan pada hari Jumat, seorang politikus senior Yordania juga memperingatkan bahwa pemerintah Riyadh sedang berusaha untuk mengacaukan Yordania dalam upaya mereka untuk membantu kelompok teroris Takfiri ISIS mencapai tujuan. (Baca juga: Tentara Yordania Gagalkan Penyelundupan Rudal Anti- Pesawat ke Suriah)

“Setelah kekalahan di Suriah, Arab Saudi sedang mencoba untuk membuat Yordania sebagai negara yang tidak stabil dan tidak aman melalui dukungan kerajaan itu kepada para milisi Salafi dan Takfiri itu,” ungkap Khaled Bani Hani FNA.

Ia menjelaskan bahwa setelah skenario Wahhabi Arab Saudi di Suriah gagal, teroris Takfiri Yordania yang berperang melawan pemerintah Presiden Bashar Assad di Suriah meminta untuk kembali ke Yordania, tetapi Amman telah bersumpah untuk mennuntut mereka di pengadilan jika sampai mereka kembali ke Yordania. (Baca juga: GEMPAR! Pilot Yordania Yang Dibakar ISIS Ternyata Masih Hidup!)

Juga pada akhir Januari, ahli politik dan militer Yordania memperingatkan adanya gelombang baru aliran teroris ke Yordania setelah kekalahan terbaru dari kelompok teroris itu di Suriah.

“Langkah-langkah keamanan ketat harus ditetapkan di sepanjang perbatasan antara Yordania dan Suriah karena para teroris kini menuju Yordania,” tulis surat kabar berbahasa Arab al-qad, mengutip perkataan ahli militer Yordania tersebut. (Baca juga: Sekutu AS Rontok, Yordania Sepakat Dengan Rusia Perangi ISIS)

Para ahli militer Jordania menggarisbawahi pentingnya kemenangan strategis tentara Suriah di Sheikh Meskeen, serta memperingatkan bahwa ratusan teroris yang melarikan diri ke provinsi berbatasan Suriah, Dara’a, akan mencari perlindungan di Yordania.

Yordania sebelumnya telah mengumumkan bahwa siapa pun yang melintasi perbatasan Suriah ke Yordania akan dicap dan diperlakukan sebagai teroris dan bukan pengungsi. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: