NewsTicker

Sejumlah Parpol Tunisia Desak Pemerintah Mundur dari Koalisi Saudi

Senin, 07 Maret 2016

TUNIS, ARRAHMAHNEWS.COM – Sejumlah partai politik di Tunisia menuntut pemerintah untuk menarik diri dari koalisi yang dipimpin Saudi di kawasan, atas keputusan mereka memblacklist Hizbullah. (Baca juga: Al Jazair Tolak Sebut Hizbullah Sebagai Organisasi Teroris)

Sementara itu, Pemimpin gerakan Islam En-Nahda di Tunisia, Rached Ghannouchi, pada hari Sabtu (05/03) kemarin juga menegaskan bahwa tidaklah mungkin untuk melabeli Hizbullah sebagai kelompok teroris karena Hizbullah sudah sangat berprestasi dalam membebaskan Lebanon dan melindungi negara itu dari agresi Zionis.

Ghannouchi menambahkan bahwa meskipun peran Hizbullah di Suriah adalah kontroversial, siapapun tidak bisa menggeneralisasi setiap label terhadap partai tersebut. (Baca juga: Masyarakat Arab Tolak Sebut Hizbullah Sebagai “Organisasi Teroris”)

Selain itu, di Mesir, pendiri Partai Rakyat, Hamdeen Sabahi memuji Hizbullah dan Sekjen nya Sayyid Hasan Nasrallah atas upaya mereka menghadapi pendudukan Zionis, ia juga menambahkan bahwa yang telah memasukkan Hizbullah ke dalam daftar hitam memiliki tujuan untuk menghasut isu sektarian Syiah-Sunni kawasan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: