NewsTicker

Intelijen Turki Terlibat Permainan Kotor Krisis Pengungsi

Selasa, 8 Maret 2016

ANKARA, ARRAHMAHNEWS.COM – Turki telah menjadi penyebab utama krisis migran Eropa dengan melibatkan Presiden Erdogan, menurut mantan diplomat Perancis.

Krisis migran Eropa disebabkan oleh mafia Turki, kemungkinan besar bertindak dengan koordinasi badan-badan intelijen Turki atas sepengetahuan Presiden Recep Tayyip Erdogan, menurut Anggota Badan Pemeriksaan Keuangan Perancis dan mantan diplomat Roland Hureaux, seperti yang dilansir Sputnik.

Menurut Hureaux, para pengungsi Suriah sebenarnya tidak memiliki sarana untuk berimigrasi ke Eropa karena sebagian besar mereka hidup dalam kemiskinan di kamp-kamp di perbatasan Turki. Sebaliknya, Eropa dibanjiri oleh para pendatang atau imigran melalui jalur-jalur penyelundupan yang membutuhkan uang tidak sedikit, katanya.

“Mereka melewati Lebanon dan terbang ke pantai barat Turki, kemudian menaiki perahu. Biayanya yang harus mereka keluarkan antara 5.000 dan 10.000 euro, apa mungkin para pengungsi itu memiliki sejumlah uang sedemikian besar? Semua ini dilakukan oleh mafia Turki, tentu keterlibatan dinas rahasia Turki hampir bisa dipastikan karena tidak mudah melewati perbatasan dengan penjagaan ketat”, kata Hureaux Atlantico.

Menurut Hureaux, Turki mendapatkan keuntungan dari krisis migran dengan menerima hibah berkat statusnya sebagai negara yang mencoba bergabung dengan Uni Eropa. [ARN]

1 Comment on Intelijen Turki Terlibat Permainan Kotor Krisis Pengungsi

  1. wow bagaimana sih pemerintah seperti itu menghianati rakyatnya sendiri
    welh weleh

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: