NewsTicker

Konflik Internal Meluas, Prajurit ISIS Bunuh Komandannya Sendiri

Selasa, 08 Maret 2016

RAQQA, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekelompok pria bersenjata ISIS melancarkan pemberontakan di dekat ibukota de facto mereka di Raqqa, pada hari Senin (07/03) kemarin, menewaskan salah satu komandan senior mereka sendiri di Suriah utara.

Menurut laporan berita Kurdi, jihadis Tunisia, Abu Ali al-Tunisi, komandan sayap militer ISIS cabang Suriah utara, dibunuh oleh para prajurit jihad yang merasa tidak puas di bawah kepemimpinannya. Kelompok teror itu tengah didera konflik internal yang memicu pertikaian didalam organisasi. (Baca juga: Analis: Arab Saudi-Turki Bantu Pergeseran ISIS dari Suriah ke Yordania)

Menurut laporan, kematian Abu Ali al-Tunisi memicu perpecahan lebih luas dalam jajaran kelompok teror yang kini harus menghadapi kekalahan demi kekalahan menghadapi pasukan pro pemerintah Suriah.

“Bentrokan pecah dalam organisasi setelah pembunuhan al-Tunisi,” tulis outlet media Kurdi di wilayah setempat. “Tembak-menembak antara kedua belah pihak mulai mereda setelah polisi rahasia ISIS berhasil menangkap tiga dari orang-orang bersenjata yang membunuh komandan senior tersebut.” (Baca juga: ISIS Gunakan Bocah 12 Tahun Untuk Eksekusi Mati 5 Wanita)

Insiden itu tampaknya dipicu oleh meningkatnya ketegangan di dalam sayap militer atas pembagian wilayah kekuasaan serta pembagian keuntungan.

Jurang perbedaan juga semakin melebar antara para prajurit ISIS Suriah dengan prajurit asing. Para prajurit ISIS Suriah itu kecewa atas perbedaan perlakuan dan pemberian fasilitas yang diberikan kepada rekan-rekan asing mereka.

Prajurit-prajurit ISIS Suriah itu juga marah atas promosi baru-baru ini yang dilakukan ISIS di mana para relawan asing diangkat ke posisi-posisi tinggi. Al-Tunisi, sebagaimana ditunjukkan namanya, adalah salah satu prajurit asing. Ia ditempatkan di pos komando dan hal ini memicu keributan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: