NewsTicker

Dunia Rayakan Hari Perempuan dan Para Wanita Palestina Masih Teraniaya di Penjara Israel

Rabu, 09 Maret 2016

AL-QUDS, ARRAHMAHNEWS.COM – Diperkirakan 57 perempuan Palestina saat ini berada di penjara-penjara Israel, termasuk 13 anak-anak perempuan dan sembilan wanita yang telah terluka oleh tentara Israel. Hal ini diberitakan Quds News Agency Net.

Mantan tahanan yang saat ini telah berhasil bebas, Fatima al-Zak, mengatakan kepada kantor berita itu bahwa dunia harus menyadari, ketika merayakan Hari Perempuan Internasional, masih banyak wanita Palestina “yang menderita di balik jeruji penjara Israel akibat kebijakan represif yang rasis”. (Baca juga: Buka KTT LB OKI, Presiden Jokowi: Kita Harus Bersatu Dukung Perjuangan Palestina)

Hari Perempuan Internasional dirayakan pada tanggal 8 Maret setiap tahun. Ini adalah sebuah hari besar yang dirayakan di seluruh dunia untuk memperingati keberhasilan kaum perempuan di bidang ekonomi, politik dan sosial.

“Dimana dunia ketika para perempuan Palestina menderita kengerian di dalam penjara-penjara Israel, diperlakukan tidak manusiawi dan diingkari akses ke hak-hak paling dasar mereka?” kata al-Zak, sebagaimana dikutip MEM, Selasa (08/03). Ia menambahkan bahwa dunia telah melupakan wanita Palestina.

Al-Zak menyeru organisasi hak asasi manusia internasional untuk menekan Israel agar membebaskan wanita-wanita Palestina dari penjara-penjara Israel. (Baca juga: Anggota OKI Sepakat Boikot Semua Produk Israel)

Anggota Biro Politik dari Front Populer untuk Pembebasan Palestina, Mariam Abu-Daqqa menekankan bahwa perempuan Palestina telah menjadi mitra dalam perjuangan nasional dan menyeru kepada pendukung hak asasi manusia untuk peduli terhadap penderitaan mereka di penjara-penjara Israel. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: