NewsTicker

EKSLUSIF! Langgar Gencatan Senjata,Teroris Serang Kurdi Dengan Senjata Kimia

Rabu, 09 Maret 2016

ALEPPO, ARRAHMAHNEWS.COM – Teroris Suriah telah menggunakan fosfor kuning dalam serangan kimia di lingkungan Sheikh Maqsud di kota Aleppo, Suriah pada hari Selasa, (08/03) kemarin. Hal ini diungkap kelompok milisi Kurdi, YPG.

“Dengan ini kami menginformasi bahwa pada 8 Maret 2016 pukul 15.00, penembakan [telah dilakukan] dengan roket membawa bahan kimia, diyakini sebagai senjata kimia fosfor kuning, di lingkungan Sheikh Maqsud dan dilakukan oleh faksi-faksi oposisi dan batalion bersenjata Suriah,” ungkap Redur Xelilm, juru bicara YPG, dalam sebuah pernyataan.

Menurut Xelilm, penembakan itu masih terus berlangsung saat ia menulis laporannya kepada tim koordinasi gencatan senjata di Suriah.

Pasukan Kurdi percaya bahwa koalisi kelompok oposisi bersenjata, yang meliputi Ahrar ash-Sham, al-Jabha al-Shameea, Brigade Sultan Myrad, Batalion Sultan Faith, Batalion Fa Istaqim Kama Omirt, Batalion Nour ad-Deen Zinki, Brigade 13, al-Fau al-Oal (resimen pertama), Batalion 166, dan Batalion Abu Omara, adalah mereka yang harus bertanggung jawab atas serangan kimia tersebut.

“Beberapa tentara milisi Kurdi dirawat di rumah sakit setelah serangan kimia yang dilaporkan,” reporter RT, Lizzie Phelan, melaporkan dengan mengutip sumber-sumber di YPG.

Para korban dilaporkan menderita gatal-gatal pada kulit dan gejala lain dari keracunan kimia.

Meskipun perjanjian gencatan senjata masih berjalan Suriah, wilayah Aleppo dan beberapa wilayah lain telah melihat rentetan pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok-kelompok teror selama beberapa hari terakhir.

Sembilan orang tewas dalam penembakan di hari Senin, termasuk tujuh anggota keluarga yang terkubur di bawah bangunan yang runtuh.

“Kami melihat sesuatu yang terbang dan kemudian terjadi ledakan, bangunan runtuh hanya dalam beberapa detik,” kata seorang saksi kepada RT. Secara keseluruhan, sembilan bangunan telah hancur menjadi puing-puing.

Lingkungan Sheikh Maqsood di Aleppo, yang dikendalikan oleh milisi Kurdi, adalah wilayah yang memiliki kepentingan strategis untuk semua pihak bertikai. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: