News Ticker

Surat Terbuka #DennySiregar Kepada #AHOK

Kamis, 10 Maret 2016,

JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Gema Pilgub DKI Jakarta Semakin kencang para politisi hingga artis ikut meramaikan kursi panas DKI satu, tak lupa pula sang pegiat media sosial Denny Siregar ikut berikan dukungannya kepada AHOK, simak tulisannya:

HAJAR MEREKA, BUNG AHOK

Selamat siang, bung Ahok.. Saya panggil bung saja ya, boleh? Kata-kata bung mengingatkan saya terhadap panggilan pada masa pra kemerdekaan, dimana masih banyak orang ber-integritas yang mempunyai tujuan sama, yaitu melawan penjajahan.

Apa yang bung lakukan dengan menetapkan diri berada di jalur independen, patut saya angkatkan secangkir kopi. Tidak mudah berada pada situasi bung, apalagi di masa ketika banyak orang mengemis kepada partai-partai untuk dijadikan calon mereka. Dan kita semua tahu, disana ada negosiasi siapa dapat apa dan dimana posisi mereka. Partai adalah mesin politik, mereka butuh uang sebagai pelumasnya. (Baca juga: PILGUB DKI MEMANAS, #DennySiregar ‘AHOK: God Of The Gambler’)

Tapi bung tidak. Bung menempatkan diri sejajar dengan mereka. Gua butuh elu, lu juga butuh gua. Tapi jangan minta-minta apa-apa, ini amanah, bukan peti harta.

Berapa banyak orang seperti bung di Indonesia? Hampir tidak ada. Bung memporak-porandakan semua tradisi maling yang selama ini terjaga. Kericuhan yang bung ciptakan adalah bukti bahwa disanalah sarang mereka. Bung dikeroyok, dihantam dan bertarung sendirian. Mereka meraung, bung memaki. Mereka menghujat, bung mendamprat. Serigala lawannya harimau bukan kambing.

Pertanyaannya sekarang, seberapa kuat bung bertahan?

Ijinkan saya sedikit bercerita tentang sejarah Islam kepada bung. Ada sahabat Nabi Muhammad Saw yang bernama Abu Dzar al Ghiffari. Ia dulu seorang perampok sebelum bertobat. Ia berperang dengan gagah berani, hingga ketika Nabi wafat, ia sangat kehilangan panutan. (Baca juga: Denny Siregar dan ‘Tamparan’ Ustad AHOK)

Masa sesudah Nabi adalah masa kekacauan. Korupsi, nepotisme menjadi kebiasaan. Abu Dzar muak, tetapi ia teringat nasehat Nabi, “berperanglah dengan lisan, sarungkan pedang..” Dan begitulah yang terjadi. Ia datangi pusat pemerintahan, ia mengecam. Ia dibuang ke daerah, disana ia kembali mendatangi pemerintahan dan mengecam lagi. Gerah dengan perilaku Abu Dzar, mereka sepakat mengasingkannya. Ia dibuang tanpa makanan. Ia, sahabat Nabi yang selalu berperang di sisinya, meninggal karena kelaparan. Nabi sudah meramalkan, “Abu Dzar berjalan sendirian, meninggal sendirian dan dibangkitkan sendirian..”

Dan dengarlah ucapan Abu Dzar bung, pada akhir nafasnya, “Kebenaran tidak meninggalkan pembela bagiku…”

Begitulah, bung pun berjalan sendirian. Memang itu sudah takdir mereka yang berada di jalan yang benar. Itu sudah suratan. Sudah saatnya kebenaran berada pada posisi berbeda, ia tidak membutuhkan dukungan partai, karena selalu ada yang namanya sahabat, teman dan relawan. (Baca juga: Ternyata Ahok Pro Rakyat? Simak Videonya)

Tidak ada kata kalah dalam perjuangan, bung. Kedudukan hanyalah alat, tidak pantas diperebutkan. Kemenangan ada di proses dan bung sudah menunjukkan dan mengajari kami tentang itu. Bung merobek semua sekat ras, agama dan budaya. Buat bung ini tentang kebenaran dan kesalahan, bukan tentang siapa berkulit apa.

Yakinlah bung, ada ribuan generasi muda yang sedang tumbuh mengamati apa yang bung lakukan. Sama seperti bung yang dulu belajar dari kearifan Gus Dur dan keteguhan Baharudin Lopa. Apakah mereka kalah, bung? Tidak. Itulah kemenangan yang sebenarnya. Ketika apa yang mereka lakukan menjadi inspirasi, motor penggerak. Kekalahan itu adalah ketika seorang berada pada kekuasaan dan sekejap ia menjadi hewan beringas.

Tidak perlu statistik dalam berjuang. Biarlah mereka meng-kalkulasi kursi, bukan itu tujuannya. Tujuan bung adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya. Itulah yang dinamakan keadilan. Keadilan bukan semua mendapat porsi yang sama. Berjuanglah bung dan biarkan Tuhan yang mengerjakan sisanya.

Saya di belakang bung… Saya berperang pada sisi yang saya bisa. Saya harus berpihak, karena netral hanyalah bentuk keraguan. (Baca juga: #DennySiregar dan Parodi Politik Lawan #AHOK di Kalijodo)

Bung Ahok, anda adalah salah satu guru yang mengajari saya bagaimana menjadi manusia. Semoga ketika semua selesai, ketika bung sudah tua dan lelah, sudilah kiranya duduk dan minum kopi bersama. Terkadang, pahitnya kopi jauh lebih jujur dari seorang manusia.

Sruput kopinya dulu, bung… Salam hormat dari saya dan ribuan warga Jakarta yang berterima-kasih kepada anda dan menitipkan satu pesan saja, “Tolong hajar mereka… “. [ARN]

53 Comments on Surat Terbuka #DennySiregar Kepada #AHOK

  1. Satu pesan saya bung… ” HAJAR MEREKA..”.
    Hahaha. Setuju..

  2. Koko Lusianto Akade // Mar 10, 2016 at 5:38 pm // Balas

    ….. pasti asyik ngopi bareng pak Ahok n bung Denny …. pasti saya akan banyak belajar …. semoga diberi nikmat sempat ….

  3. yusuf asa // Mar 11, 2016 at 8:03 am // Balas

    Semoga banyak tumbuh generasi2 serupu ahok
    ..

  4. Selalu senang baca surat2nya bung Denny Siregar

  5. Antonianton // Mar 11, 2016 at 9:29 am // Balas

    Surat terbuka Bung Denny menggetarkan hasrat saya utk berjuang demi Ahok. Hari ini dan besok saya akan berjuang demi perubahan yg lebih baik. Terima kasih

  6. Cuocok bung denny…

  7. Maju terus bung ahok karna tuhan dan org2 yg selama ini terjarah oleh mereka yg duduk dikursi terhormot alias maling uang rakyat ada dibelakangmu dan mendukungmu. Jgn pernah gentar sedikitpun bung ahok, biarlah mati membela kenaran daripada hidup menjarah rakyat. Namamu akan dikenang sepanjang masa. Tuhan memberkati. Amin…

  8. Meskipun sy tdk tinggal di Indonesia lagi, sy me merasa ada yg kurang Kalo tdk membaca brita ttg pak Ahok yg banyak menginspirasi sy dlm menJalanI hidup

  9. guntur mahendra // Mar 11, 2016 at 11:14 am // Balas

    Oom Dennnny …. itu kopi ku, waaaah sembrono main sruput aja … #salam

  10. Saya ingin bersama pak ahok supaya pak ahok tidak sendirian di indonesia ini membela kebenaran saya mau ikut menghajar para tikus2,cuma gak tau caranya kata org kita cuma bisa ngomong tapi gak bertindak,tp w gak tau harus cemana masuk ke dalam sangkar para tikus.

  11. Erny Tjang // Mar 11, 2016 at 4:08 pm // Balas

    Koq air mata mengalir di sudut mataku setelah membaca…walau sambil sruput kopi manis.

  12. Andi Kurniawan // Mar 11, 2016 at 4:17 pm // Balas

    Mantap bung deny siregar!!! Iya pergerakan politik di Indonesia mengalami perubahan besar. Skrg masyarakat Indonesia bs menilai dan mengambil keputusan pribadi. Tanpa melalui partai artinya tidak mengikuti pilihan partai melainkan tulus dan murni pilihan kita secara pribadi. Kejujuran, kebaikan, dan ketulusanlah yg diperlukan oleh negri ini. Maju trs pak ahok!!! Saya titip pesan juga. Hajarrr mereka!!!

  13. Ket Tjing // Mar 11, 2016 at 4:22 pm // Balas

    Ibarat kopi pahit, tetap dinikmati banyak orang yg waras ….

  14. Save Ahok…!!!

  15. Lukmanyah // Mar 12, 2016 at 6:43 am // Balas

    Maju terus AHOK pantang mudur.Tegak kan KEBENARAN & KEADILAN. Tdk perlu berkata manis dg Koruptor. Kata2 kasar itu perlu bagi para Koruptor.Lanjutkan Gaya Mu, jangan takut jangan gentar. Selamat BERJUANG “SEMOGA SUKSES” Trims.

  16. Tulisan bung sangat menginspirasi. Ahok adalah cermin perlawanan untuk tirani parpol yg bobrok. Smoga byk ahok2 yg lain.

  17. Kita di belakang mu bung ahok..

  18. Surat yg mengharukan…parpol tdk jaman lg, go ahok

  19. Faizal Tori // Mar 12, 2016 at 3:05 pm // Balas

    Please…. Hajar mereka, kasih pukulan telak… permalukan mereka, jangan kasih ampun. Allah bersama Anda Bung. Kembali kan hak-hak warga Jakarta, hak warga Indonesia, yang selama ini mereka rampok.

  20. Fikerman, Siantuti, D.H. // Mar 12, 2016 at 3:22 pm // Balas

    Horas, Saya sangat senang dan bangga atas tulisan-tulisan bang Denny Siregar. Saya sangat bangga punya gubernur Ahok yang Nasionalis. Saya sejak terlahir ke dunia ini blm pernah ikut serta sebagai pemilih alias GOLPUT. Sejak mahasiswa saya sering melakukan pergerakan2 beserta teman2 lainnya utk melawan kejoliman. Setelah melihat sepak terjang pak Ahok yg memperjuangkan kepentingan rakyat, maka saya dan keluarga besar saya Sianturi Mandosiraja akan berjuang meberikan dukungan kpd pak Ahok. Semoga Tuhan merestui perjalan pak Ahok menuju DKI-1. Dulu ada motto kami di UI, TIADA KATA JERAH DALAM PERJUANGAN..Sukses selalu bang Denny, semoga anda dan keluarga sehat dalam lindungan Tuhan.

  21. Jimmy Oxy - Teknik Utama // Mar 12, 2016 at 4:01 pm // Balas

    Denny sangat menggigit. Ujung jempolnya setajam sangkur.

    Ahok sudah menang, Ahok sudah memenangkan hati kami dan ratusan juta hati orang baik di Indonesia.

    Semoga Tuhan beserta Ahok dalam perjuangan nya.

    Amiiin

  22. Daniel Doddy // Mar 12, 2016 at 4:09 pm // Balas

    Tuhan pembelamu Bung. Lanjutkan kerjamu dengan baik dan benar. Musuhmu akan rontok dalam Politik karena Politik akan menjadi blunder bagi mereka……

  23. Semoga rakyat kecil bertambah pintar dan yang merasa dirinya besar menjadi lebih bijak.
    Umur manusia dibatasi agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya

  24. Malam bae…salam putra sangihe. Contoh yang harus diteladani, bukan hanya pemimpim saja. Tetapi semua yg menginjakkan kaki di negeri tercinta ini harus berubah….AHOK inspitpratif.

  25. Laurent Walun Ratissa // Mar 15, 2016 at 1:11 am // Balas

    Maju terus bung Ahok..kami di Papua, Maluku dan Sulawesi Utara mendukung bung dalam Doa dan segala cara yang dapat kami lakukan. Ingat…bung tidak akan pernah sendirian karena kami juga akan bertempur bersama dalam menghancurkan birokrasi maling, rampok, penjilat, pembohong, dan semua kebusukan2 mereka. Tidak perlu sungkan dan ramah dengan pencuri uang rakyat bung…maki mereka ! Hujat mereka ! Karena itulah suara kami yang selami tertindas. TUHAN MENYERTAIMU BUNG AHOK ‘

  26. Maju terus pak ahok jgn takut
    Rakyat indonesia bersamamu kusus nya jakarta yg lagi membutuhkan mu
    Sikat pahlawan2 yg bertopeng kebaikan

    • Santoso .T ,M.Si // Mar 15, 2016 at 12:16 pm // Balas

      Bung Denny bagus sekali surat anda dan inspiratif.Di negara kita tercinta ini byk org yg mengatasnamakan utk rakyat (krn mereka di pilih rakyat tpi money politik)shg sering berteriak seolah2 utk ke pentingan
      rakyat tpi sebenarannya mrk adalah MALING spt seekor TIKUS YG HIDUP DI GOT2 YG PENUH COMBERAN. Pak AHOK selamat berjuang byk rakyat Indonesia yg akan mendungkungMU dan Tuhan akan selalu menyertaimu….Amin

  27. Setuju dgn bung Deni..mskipun sy bukan warga ibukota tp apa yg ditampilkan Ahok saat ini sungguh sangat mnginspirasi..mngajarkan sy untuk teguh dalam kebenaran tanpa pandang bulu demi menegakkan aturan mewujudkan kemaslahatan bersama..Sy percaya kedepan akan banyak generasi muda indonesia mngikuti cara beliau dan disitulah Indonesia akan Berjaya..Hajar dan teruslah mnghardik para perambok negeri ini.

  28. Mantap tulisannya. Buat terlena dgn kebenaran

  29. Toar Kumontoy // Mar 17, 2016 at 9:23 am // Balas

    Berjuanglah bung Ahok dan biarkan Tuhan yang akan mengerjakan sisanya, Jika Tuhan menghendaki tidak ada seorangpun yang dapat menggagalkannya..
    Doa saya menyertai perjuanganmu bung Ahok..
    Merdeka.. Merdeka.. Merdeka..!!!
    Godbless

  30. Jujur Bung Denny, saya menangis membaca surat anda. Saya sayang akan negeri ini. Ahok memang bukan malaikat atau superman. Tetapi seburuk buruknya dia dalam pandnagan orang tetap memiliki kejujuran dan kemurniaan dalam mengabdi. Saya yakin dibelakang Ahok ada TUhan dan orang-orangyang punya nati nurani dan cinta atas negeri ini. Terimakasih bung Denny kalimat anda menyejukkan……

  31. Pak Ahok kau memang durian – berduri namun menyimpan rasa penasaran dan rasa nikmat bagi mereka yang mengenalmu. Jalan terus dan lurus bung. Lemaparan batu untukmu jadikan jembatan…….Tuhan tidak tidur. Saat teduhmu bersama TUhan di setiap pagi menjadi kekuatan bagiMu melakukan yang terbaik bagi negeri ini….

  32. Bung Denny tulisan yang sangat menginspirasi. Teruslah mengawal bung ahok dengan tulisan tulisanmu untuk membangunkan generasi muda yang selama ini terlelap agar melihat kenyataan dan membuka mata hati mereka tentang kebenaran yang sedang diperjuangkan bung ahok.

  33. Ihsan Raharjo // Apr 15, 2016 at 5:23 am // Balas

    Salut buat tulisan bung Denny Siregar, sangat m’inspirasi.. #sukses selalu..

  34. Terima kasih bung denny…
    Artikel Pandangan & dukungan anda sangat mengharukan.
    Walaupun saya warga pontianak,tidak bisa memberi dukungan KTP saya ikut berjuang dorongan moril kepada warga DKI jangan pernah ragu membantu pak AHOK memberantas para pencundang tikus-tikus kantor & para lembaga negara yang korupsi.
    ‘Mereka’yang tidak senang dengan pak ahok adalah pencundang calon korupsi dan oknum yang makan suap.
    Maju terusss…bersama Bung AHOK.

  35. Ijin share ya, Dab…inspiratif banget

  36. Tamara sophian // Apr 16, 2016 at 4:54 pm // Balas

    Sya pengen ikut minum kopi kala itu.. sya pengen mendengar cerita itu lagi…

  37. Tak terasa air mataku menetes membaca komentar komentar tuI unng, terlihat jelas kerinduan semua orang mempunyai pemimpin yg melindungi, mengayomi, dan melayani rakyatnya. Ketika sosok seorang AHOK hadir utk menghapus kerinduan rakyat di situ pula AHOK di serang habis habisan oleh orang orang yg tak ingin negara ini beserta rakyatnya sejahtera. Aku cuma bisa berdoa, semoga AHOK tetap berada di jalan TUHAN, dan melakukan pekerjaannya seperti untuk TUHAN. Salam damai saudaraku se Indonesia.

  38. Hajar semua musang berbulu domba bung….Kami dukung dalam doa…

  39. Inilah pemimmpin yang di butuhkan negeri kita tercinta ini,, walau serangan bertubi2 menghampirinya , dia relakan nyawany untuk kepentingan masyarakat banyak.
    Semoga makin banyak pemimpin negeri ini yang berjiwa seperti ahok, next president for indonesia aminn

  40. Bang pendapat saya AHOK harus menang lg jd GUBERNUR DKI,apapun caranya,krn AHOK yg akan mendampingi Pak JOKOWI untuk maju menjadi presiden yg kedua kali,krn popularitas pak jokowi sdh menurun,lawan nya PAK PRABOWO DAN KANG RIDWAN KAMIL,pada saat itulah akan terjadi REVOLUSI DI INDONESIA PADA TAHUN 2019,INGAT INGAT INGAT JGN LUPA 2019.kita buktikan apakah saya salah apa benar.

  41. Maju terus n pantang mundur bung Ahok. Anak Tuhan dipilih untuk menjadi kepala bukan ekor. Tuhan memberkatimu

  42. Kok gw agak mellow baca tulisan diatas.

    Kebenaran harus dikembalikan pada tempatnya..

    Jangan biarkan ahok sendiri.

  43. Maju …terus..Ahok …km warga DKI merasakan banyak perubahan dlm Biokrasi dan pelayanan masyarakat, utk 5 thn lagi msh dibutuhkan Ahok utk membenahi DKI

  44. Ruqhi Zen // Apr 20, 2016 at 2:44 pm // Balas

    Kelihatannya negara ini khususnya Jakarta belum siap diajak jujur oleh seorang yg bernama Ahok. Kelihatannya “jujur” itu termasuk binatang langka yg harus dilindungi agar tidak punah dari Nusantara. Tugas siapa..? Bung Denny bagi dong kopinya.

  45. Leonard Tuwanakotta // Apr 20, 2016 at 5:17 pm // Balas

    For my hero kreeeeen Bpk Ahok : LIVE FOR SOME THING OR DIE FOR NOTHING………….GOD LOVE U N FAM

  46. emang ahok bagus ????

  47. Go Bung Denny Siregar.. Tulisan yang Luar biasa mengispirasi.. Kita anak muda Harus banyak belajar.. Go Bung Ahok.. Hajar…

1 Trackback / Pingback

  1. Surat Terbuka #DennySiregar Kepada #AHOK – arrahmahnewsindonesia

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: