Iklan
News Ticker

Bagaimana Wahabi Tebarkan Radikalisme di Belgia

Rabu, 23 Maret 2016,

BRUSSELS, ARRAHMAHNEWS.COM – Tragedi berdarah dikarenakan ulah teroris telah terjadi di Brussels, Belgia, Selasa (22/03) kemarin. Pemerintah Belgia dengan segera memberlakukan hari berkabung Nasional selama 3 hari dengan mengibarkan bendera setengah tiang. (Baca juga: Mengenal Para Mufti Wahhabi Pembuat Fatwa Horor dan Takfiri)

Sebelum ini, Eropa juga pernah diguncang teror serupa dan hal itu terjadi di Paris. Namun tragedi Paris disebut-sebut dipersiapkan dan direncanakan di Belgia. Sementara keterkaitan antara Belgia dengan serangan Paris telah menjadi pertanyaan yang sangat jelas, pertanyaan mengenai penanganan terorisme oleh otoritas di Belgia pun mulai mencuat ke permukaan. (Baca juga: Times; Wahabi Sumber Ekstrimisme Dunia)

Sebuah artikel dari Oneindia yang diunggah pada tanggal 19 Maret lalu (beberapa hari sebelum serangan Brussels), berusaha menjelaskan hal ini.

Ledakan Bom di Brussels, Belgia

Para ahli mengatakan bahwa Belgia telah terlalu lunak pada isu terorisme dan telah berubah menjadi hot spot untuk kegiatan Jihadis terkait termasuk ISIS. Apa yang membuat skenario ini bahkan lebih mengkhawatirkan lagi adalah, bahwa negara itu adalah lokasi yang strategis untuk menuju Perancis, Jerman dan Inggris. (Baca juga:Kenapa Semua Serangan Bom Bunuh Diri Pelakunya Wahabi?

)

Teror di Belgia bukanlah sesuatu yang baru dan negara itu memang telah berubah menjadi tempat yang aman untuk berbagai jaringan teror. Sebelum serangan 9/11, Ahmed Massoud, musuh Taliban, ditembak mati di Afghanistan oleh dua orang yang memegang paspor Belgia. (Baca juga: Breaking News; Dua Ledakan Dahsyat Guncang Bandara Brussels)

Bukti lebih lanjut dari jaringan al-Qaeda di Belgia dapat dilihat ketika polisi menemukan petunjuk dari berbagai hal terkait al-Qaeda di negara pertama di Eropa itu.

Masalah Wahabi:

Belgia telah mengabaikan beberapa peringatan tentang penyebaran budaya Wahabi. Ada pengaruh besar Wahabi di Belgia. Laporan menunjukkan bahwa para pemimpin agama di Belgia bukanlah penduduk setempat. Hampir 80 persen dari mereka telah dibawa dari negara-negara lain dan dalam hal ini mereka banyak mendatangkan para pengkhotbah Wahabi juga.

Para pengkhotbah Wahabi yang disponsori oleh Arab Saudi bergerak aktif melalui Masjid Agung di Brussels. Hal inilah penyebab munculnya radikalisasi sangat besar yang terjadi di negeri itu sehingga membuatnya menjadi hot spot untuk kegiatan terorisme terkait. Khotbah-khotbah radikalisasi dari para penceramah wahabi ini telah mengakibatkan 250 orang Belgia bergabung dengan ISIS di Suriah dan juga Irak.  (Baca juga: Belgia Larang Sekte Wahabi dan Ambil Alih Masjid Agung Brussels dari Saudi)

Belgia juga mencatat rekor tertinggi pejuang asing per kapita dari seluruh Eropa. Selain ini ada sekitar 1.000 orang yang berada dalam radar dari badan-badan intelijen dan peringatan mulai ditingkatkan melihat tingginya tingkat radikalisasi pemuda Belgia.

Fragmentasi Muslim di Belgia:

Belgia memiliki komunitas Muslim yang terdiri dari berbagai kelompok yang berbeda yang tidak pernah memiliki konsensus dan ini membuat sulit bagi pemerintah untuk bekerja secara efektif dengan tokoh-tokoh masyarakat.

Fragmentasi komunitas Muslim inilah yang telah membuat masalah menjadi begitu besar. Selain itu, Belgia memiliki struktur pemerintahan yang kompleks, yang membuat pertukaran informasi antara polisi dan intelijen sulit. (Baca juga: Kongres AS: Tak Bisa Kalahkan ISIS Selama Saudi Terus Sponsori Wahabisme)

Brussels sendiri memiliki enam departemen polisi, hanya untuk menangani kota itu saja, dan 19 kota dengan 19 walikota. Pendekatan ini juga dibagi antara pemerintah daerah yang berbeda di Brussels. (ARN)

Iklan

1 Comment on Bagaimana Wahabi Tebarkan Radikalisme di Belgia

  1. Wahabi harus dimusnahkan sebelum memusnahkan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: