News Ticker

SORRY FOR BRUSSELS

Rabu, 23 Maret 2016,

JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Tokoh dunia Maya Ustad Abu Janda al-Boliwudi upload sebuah foto yang menceritakan tentang seorang anak pengungsi Suriah sedang membawa poster bertuliskan “SORRY FOR BRUSSELS”. Simak tulisannya: (Baca juga: Kenapa Semua Serangan Bom Bunuh Diri Pelakunya Wahabi?)

Ustad mau berbagi sebuah foto yang viral (ramai dibagikan), foto seorang anak Arab pengungsi Suriah di kamp pengungsian Idomeni Yunani, berpose mengangkat kertas di atas kepalanya bertuliskan “SORRY FOR BRUSSELS” (Maaf untuk Brussels, Belgia).

Sebuah foto yang menyentuh kalbu mengiris-ngiris hati.. karena anak itu meminta maaf atas sesuatu yang ia tak lakukan, tapi seolah ia telah sadar sepenuhnya ia akan ikut disalahkan karena ia seorang “ARAB” dan statusnya sebagai seorang “MUSLIM”. (Baca juga: Kesaksian Para Korban Ledakan Kembar di Brussels)

Foto ini kebanjiran respon simpati dari Netizen seluruh dunia, tak hanya dari kalangan muslim, tapi juga dari ribuan Netizen non muslim menyampaikan solidaritas yang kurang lebih rata-rata berbunyi seperti ini..

“Kami bersama mu nak.. Terorisme tak mengenal agama. Kita semua adalah korban dari serangan teror, tak hanya kami, kamu juga. Dunia adalah tempat yang menyedihkan. Janganlah kita menambah lagi kesedihan dengan menyerah kepada kebencian SARA karena ini.” (Baca juga: Anggota Parlemen Yordania: Media-Media Wahabi Penyebab Utama Perselisihan Umat Islam)

Ustad juga screenshoot (tangkap gambar) salah satu respon keras dari kalangan Muslim, yakni seorang Arab bernama Mustafa Turi, yang menurut Ustad sangat MEWAKILI REALITA apa yang sebenarnya sedang terjadi pada Islam saat ini.

Mustafa Tsauri

TERJEMAHAN: “Sebagai seorang Muslim, saya mengajak saudara Muslimin dan Muslimah untuk mengutuk Wahabi (Salafi), dan semua elemen ekstrim yang berhubungan dengan nya. Dinasti Saudi begitu jahat telah menghabiskan milyaran Dollar untuk mempromosikan “Islam Ekstrim” (Wahabi) versi mereka ke Muslim di seluruh penjuru dunia. (Baca juga: GILA! Ulama Saudi Akui Keyakinan ISIS Sama dengan Wahabi: VIDEO)

Mereka menyumbang ke Madrasah-Madrasah di pelosok dunia untuk mengajarkan anak-anak kecil agar menjadi radikal. Apabila Muslim sedunia tidak segera bergandeng tangan rapatkan barisan bersama-sama mengutuk Wahabi Salafi, situasi Islam hanya akan lebih terpuruk lagi.

Sudah waktunya kita berhenti menyalahkan faktor eksternal di luar Islam, dan mulai membenahi INTERNAL Islam. Populasi Muslim dunia harus beradaptasi dengan jaman di Abad 21 ini, atau kita akan perlahan-lahan tersingkir dari sejarah. Mohon baca pesan saya ini.” 

Demikian sebuah foto dan status seorang Arab Muslim yang menurut Ustad SANGAT MEWAKILI situasi Islam saat ini. Sebagai penutupan Ustad hanya ingin menyampaikan bahwa. (Baca juga: Mufti Al-Azhar; Wahabi, ISIS dan terorisme Hasil konspirasi Kerajaan Saudi)

Musuh terbesar Islam memang BUKAN yahudi BUKAN Nasrani.. Musuh terbesar Islam (saat ini) adalah Ekstrimisme, Barbarisme, Terorisme yang mengatas-namakan Islam, yang berdalih ibadah tapi malahan mencoreng, mengkoyak, menghancurkan Islam dari dalam.

Cara membebaskan Islam dari stigma “agama teroris” BUKAN dengan cara membanding-bandingkan dengan orang lain..

“Kenapa Israel tak disebut teroris?”

“Kenapa OPM tidak disebut teroris?”

“Kenapa Amerika tak disebut teroris?”

Tapi dengan bersama-sama bersatu mengutuk terorisme yang dilakukan oleh jaringan teroris yang FAKTANYA memang mengatasnamakan Islam, mengibarkan panji-panji Islam, meneriakkan yell-yell Islam. (ARN)

TIDAK USAH TERIAK ISLAMOPHOBIA, BILA BELUM MENGUTUK TERORISME

Ustad Abu Janda al-Boliwudi, ‪#‎PrayforBrussels, ‪#‎SayNoToTerrorism, ‪#‎SayNoToWahhabism

Sumber: Akun Facebook Abu Janda Al-Boliwudi

Iklan
  • Keluarga Uno Dukung Jokowi-Ma'ruf
  • Ninoy Karundeng, Penculikan, Penyekapan, ISIS
  • Almarhum Sutopo Purwo Nugroho Saat di Rumah Sakit
  • Harimau Jokowi Somasi Fadli Zon
  • Jokowi naik andong
  • Polri Cinta Sunnah
  • Fatwa MUI Jatim
  • MAN 1 Sukabumi
  • Terorisme

1 Trackback / Pingback

  1. SORRY FOR BRUSSELS – Arrahmah

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: