News Ticker

Apa Yang Dilakukan Perwira Rusia Agar Tidak Jatuh ke Tangan ISIS?

Senin, 28 Maret 2016

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – Pembebasan kota kuno Palmyra dari cengkeraman ISIS di Suriah, telah menewaskan salah satu pasukan khusus Rusia.

Komandan perwakilan pangkalan udara militer Rusia di Hmeymim, barat laut Suriah, mengatakan kantor berita Interfax, “Seorang perwira pasukan khusus Rusia di kota kuno Palmyra, dalam operasi mengidentifikasi dan menetapkan target untuk serangan udara Rusia, tewas”.

Sumber itu juga menyebutkan bahwa pasukan khusus Rusia selama beberapa hari terakhir telah dikirim untuk mengumpulkan informasi akurat tentang posisi dan persembunyian ISIS sebagia acuan untuk satuan operasi tempur Rusia, ke pinggiran kota kuno Palmyra.

Dia menceritakan perwira itu tewas ketika ia memberitahu posisinya, dan meminta membombardir posisinya. Karena ia sadar bahwa teroris ISIS telah mengepungnya, dengan demikian ia lebih memilih mati dalam pemboman jet Rusia daripada jatuh ketangan teroris ISIS.

Teroris ISIS pada hari Jum’at (25/03) mengklaim telah membunuh 5 pasukan Rusia dalam bentrokan di kota kuno, salah satu dari mereka adalah seorang penasehat militer.

Moskow telah mengkonfirmasi kematian 5 prajurit militer Rusia di Suriah. Yang pertama adalah Vadim Kostenko. Pada tanggal 24 November, bomber percontohan Oleg Peshkov tewas setelah diserang oleh jet tempur Angkatan Udara Turki. Alexander Pozynich, seorang marinir yang mengambil bagian dalam misi penyelamatan Peshkov, juga dibunuh oleh teroris. Pada tanggal 3 Februari, seorang konselor militer yang tidak disebutkan namanya dilaporkan tewas dalam serangan mortir. Sergey Chupov, Juga tewas dalam sebuah pemboman. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: