News Ticker

Ledakan Hebat Guncang Lahore Pakistan, 65 Tewas

Senin, 28 Maret 2016,

LAHORE, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah ledakan bom telah mengguncang sebuah taman di kota Lahore di timur laut Pakistan, menewaskan 65 orang dan melukai 280 lainnya, terutama wanita dan anak-anak.

“Banyak dari mereka (yang cedera) berada di ruang operasi untuk perawatan dan kami takut bahwa jumlah korban tewas akan terus meningkat,” jelas Salman Rafiq, penasihat kesehatan untuk menteri provinsi Punjab. (Baca juga: Kenapa Semua Serangan Bom Bunuh Diri Pelakunya Wahabi?)

photo_2016-03-28_06-06-27


Sebuah faksi Taliban, yang menyebut dirinya Jamaat-ul-Ahrar, telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Ahsanullah Ahsan, juru bicara kelompok itu mengatakan, “Kami ingin mengirim pesan ini ke Perdana Menteri Nawaz Sharif bahwa kami telah memasuki Lahore. Ia bisa melakukan apa yang ia inginkan tapi ia tidak akan bisa menghentikan kami. Pembom bunuh diri kami akan terus melakukan serangan semacam ini. Target kami adalah orang-orang Kristen,”katanya.

Mustansar Feroze, inspektur polisi untuk daerah di mana taman itu berada, mengatakan bahwa sebagian besar korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.

Kepala polisi setempat,Haider Ashrafn mengatakan daerah itu penuh sesak dengan orang-orang Kristen yang sedang merayakan liburan Paskah, dan banyak keluarga mulai meninggalkan taman ketika ledakan itu terjadi.

Muhammad Usman, seorang pejabat administrasi atas, mengatakan militer telah dipanggil di tempat kejadian untuk mengendalikan kerumunan di luar taman. Orang-orang kebingungan, kerabat yang menangis bentrok dengan polisi dan pejabat penyelamatan.

Jam Sajjad Hussain, seorang pejabat penyelamatan, mengatakan ledakan itu terjadi di luar Gulshan Iqbal Park, menambahkan bahwa mereka yang terluka, yang kebanyakan perempuan dan anak-anak itu, telah dibawa ke berbagai rumah sakit di kota.

“Ketika ledakan terjadi, api begitu tinggi hingga mencapai atas pohon dan aku melihat tubuh terbang di udara,” kata Hasan Imran, 30th, warga yang datang ke taman untuk berjalan-jalan.

Segera setelah serangan itu, pemerintah Punjab memerintahkan semua taman umum ditutup dan mengumumkan tiga hari berkabung di provinsi ini. Tempat perbelanjaan utama ditutup dan banyak jalan utama kota yang sepi. Bendera-bendera pada gedung-gedung pemerintahan juga akan dikibarkan setengah tiang selama masa berkabung tersebut.

Provinsi Punjab, di mana kota ini berada, secara tradisional cenderung lebih tenang dibandingkan dengan daerah lain di Pakistan, yang telah terkepung oleh militansi Taliban Pakistan dan berbagai kegiatan kriminal.

Baru-baru ini, setidaknya 17 orang tewas ketika sebuah ledakan bom yang kuat menghantam sebuah bus yang membawa pegawai pemerintah di provinsi baratlaut Pakistan Khyber Pakhtunkhwa di dekat perbatasan dengan Afghanistan. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: