Breaking

Wamenlu Rusia: Mustahil Bahas Penyelesain Suriah Tanpa Bashar Assad

Rabu, 30 Maret 2016,

BAGHDAD, ARRAHMAHNEWS.COM – Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov mengumumkan bahwa kepergian Presiden Suriah Bashar Assad adalah sebuah kemustahilan untuk dijadikan prasyarat bagi kelanjutan perundingan Suriah. (Baca juga: Al-Jaafari: Perundingan Jenewa adalah Intra-Suriah, Tanpa Intervensi Asing)

Rybakov menyampaikan kepada kantor berita Turki “Interfax”, Selasa (29/03), yang juga dirilis oleh Russia Today, bahwa sangatlah penting bagi para pihak negoisasi pada babak berikutnya di 11 April yang akan datang untuk memulai kontak langsung, negoisasi itu hendaknya  tidak berubah hanya menjadi serangkaian pertemuan yang dihadiri oleh utusan PBB Staffan De Mistura dan sejumlah delegasi sejumlah negara anggota kelompok dukungan Suriah. (Baca juga: Menlu Perancis; Resolusi Diplomatik Suriah, Mustahil Tanpa Bashar Assad)

Ia menekankan “pada akhirnya nanti orang-orang Suriah harus memulai pembicaraan sesama mereka sendiri”.

Mengomentari keterangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa penetapan konstitusi baru Suriah sudah selesai pada bulan Agustus, Ryabkov mengatakan bahwa tidak mungkin untuk dapat menentukan jangka waktu karena hal itu memerlukan proses persiapan.

Sebelumnuya Kepala Delegasi Republik Arab Suriah untuk dialog intra-Suriah di Jenewa, Bashar al-Jaafari, mengatakan bahwa pembicaraan Jenewa adalah “dialog Suriah-Suriah tanpa intervensi asing”. Utusan pemerintah Suriah itu menegaskan bahwa masa depan Suriah direncanakan oleh hanya rakyat Suriah. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: