News Ticker

Pasukan Irak Rebut Penjara Bawah Tanah ISIS, 1.500 Orang Dibebaskan

Minggu, 3 April 2016

BAGHDAD, ARRAHMAHNEWS.COM – Pasukan keamanan Irak telah menyerang sebuah penjara bawah tanah yang dijalankan oleh kelompok teroris ISIS Takfiri di provinsi barat Anbar, dan membebaskan sebanyak 1.500 tahanan.

Malallah al-Obeidi, kepala dewan kota al-Baghdadi, mengatakan pada Sabtu (2/04) bahwa penjara besar yang terletak di sebuah kabupaten sekitar 70 kilometer (43 mil) dari barat ibukota provinsi Ramadi, di mana warga sipil dan anggota keamanan Irak dipenjara, TV al-Sumaria Irak melaporkan.

Semua tahanan yang dibebaskan dibawa ke tempat yang aman di luar kabupaten, kata pejabat itu lebih lanjut.

Dalam beberapa hari terakhir, pasukan pemerintah berhasil membebaskan beberapa daerah di kabupaten dan sekarang mendorong menuju pusat kota yang berada di bawah kendali ISIS sejak Oktober tahun 2014.

Operasi membebaskan kota Efrat Valley terus berlangsung yang dimulai awal pekan ini dan merupakan bagian dari dorongan yang lebih luas untuk merebut kembali Mosul, yang telah menjadi ibukota de-facto kelompok teroris ISIS di Irak.

Daesh telah menderita pukulan besar dari pasukan Irak selama beberapa bulan terakhir dan semakin kehilangan tempat-tempat yang dikendalikan mereka. Kelompok teror baru saja memindahkan pusat komando, rumah sakit dan pusat kesehatan ke Hawija di provinsi Kirkuk, dan menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia untuk menahan serangan udara pemerintah.

Kekerasan mengerikan telah melanda bagian utara dan barat Irak sejak Takfiri melancarkan serangan pada bulan Juni 2014, dan mengambil alih sebagian dari wilayah Irak.

Pada bulan Maret saja, 1.119 orang Irak, termasuk 575 warga sipil tewas dan 1.561 lainnya menderita luka-luka akibat konflik bersenjata, aksi teror dan kekerasan, misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) mengumumkan pada hari Jumat kemarin. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: