NewsTicker

Komandan Militan Pro Hadi Tewas Dalam Bentrokkan di Pinggiran Sana’a, Yaman

Kamis, 14 April 2016

YAMAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Komandan pemberontan yang setia kepada mantan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi, telah tewas dalam bentrokan dengan pejuang Houthi Ansarullah pada Rabu Pagi di Sana’a.

Menurut sumber loyalis dan petugas medis, seorang penembak jitu Houthi memburu Mayjen Zaid al-Huri hingga tewas pada Rabu pagi di timur laut provinsi Sana’a. Mereka juga mengatakan bahwa para pejuang Houthi menembakkan mortir ke daerah yang sama, melukai enam tentara loyalis lainnya.

Sementara itu di tempat lain, Mayor Abdullah Hasan pro Hadi mengatakan dua militan tewas dan tujuh luka-luka dalam beberapa jam bentrokan semalam dengan Houthi di provinsi Ma’rib. Setidaknya satu pejuang Houthi juga tewas dan beberapa terluka dan ditangkap selama pertempuran di Marib, Hasan menambahkan.

Bentrokan terus terjadi setelah gencatan senjata antara pihak yang bertikai di Yaman mulai berlaku pada tengah malam (2100 GMT) pada 10 April. Gencatan senjata diumumkan oleh utusan khusus PBB untuk Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed, sebagai langkah untuk menenangkan situasi menjelang pembicaraan damai yang dijadwalkan akan diselenggarakan di Kuwait pada 18 April.

Dalam sebuah pernyataan, seorang pejabat militer Houthi menuduh pasukan loyalis dan Arab Saudi “melanggar gencatan senjata” pada Selasa di provinsi Ma’rib, Jawf dan Ta’izz. Komandan brigade pasukan yang setia kepada Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi, dilaporkan tewas dalam bentrokan dengan pejuang Houthi Ansarullah.

Sementara itu, tentara bayaran Saudi terus melanggar gencatan senjata, beberapa daerah di NiMH District Santa’a diserang dengan rudal Katyusha. Sementara jet tempur Saudi juga melanggar wilayah udara dari daerah yang sama yang ditargetkan.

Arab Saudi telah terlibat dalam kampanye militer mematikan terhadap Yaman sejak 26 Maret 2015 dalam upaya mengembalikan kekuasaan Hadi dan melemahkan gerakan Houthi, yang mengambil alih urusan negara setelah Hadi mengundurkan diri.

Lebih dari 9.400 orang Yaman, termasuk 4.000 perempuan dan anak-anak, telah kehilangan nyawa mereka dalam serangan udara Saudi. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: