News Ticker

Gerakan Anti-Pancasila Ancaman Indonesia dan NU

Selasa, 19 April 2016,

JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Ketua Umum GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas yang biasa disapa Gus Tutut mengatakan, Indonesia dan NU menghadapi gerakan makar yang mempropagandakan penolakan terhadap NKRI dan sistem Pancasila. Gus Tutut mengajak segenap warga Indonesia terutama warga NU untuk waspada terhadap gerakan makar ini. (Baca juga: Menjaga NKRI Dari Makar Gerakan Khilafah)

“Bila ada pihak-pihak yang ingin menghilangkan Pancasila dari bumi Indonesia, itu adalah ancaman bagi eksistensi tidak hanya bagi Indonesia, tetapi bagi NU. Maka tidak ada pilihan bagi kita untuk menghadapi itu,” kata Gus Tutut dalam Talkshow Kebangsaan Pancasila Jaya bertajuk Ayo Mengaji dan Membumikan Pancasila di aula Iqbal Assegaf, Graha GP Ansor , Jakarta, Senin (18/4).

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kata Gus Tutut, lahir dan berdiri berkat peran dan perjuangan para ulama. Sebagian dari mereka berasal dari kalangan NU seperti KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdul Wahab Chasbullah. (Baca juga: Komandan Banser Perintahkan Copot Spanduk Makar Khilafah)

Sementara Sekjen DPP PKB H Abdul Kadir Karding dalam perbincangan yang dipandu Sandy Nayoan ini menggambarkan Pancasila sebagai asas tunggal dalam bernegara adalah final. Pancasila adalah asas tunggal yang menjadi keyakinan ideologi kita. Sebagai orang NU, meyakini menjaga dan mengamalkan Pancasila sebagai bagian dari tanggung jawab menjadi keseharian bangsa ini.

Sementara itu, Pimpinan GP Ansor Rembang menginstruksikan kader dan pengurus rantingnya untuk lebih aktif bersatu untuk menghadapi propaganda yang mulai dimunculkan kelompok makar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Instruksi ini diamini Ketua GP Ansor Rembang H Hanies Cholil Barro’ yang ditujukan untuk anggota GP Ansor di semua tingkatan.

Hanies mengatakan, pascamuncul aksi nekat HTI yang menebar propaganda di muka umum usai shalat Jum’ah melalui poster yang dibentangkan di sebelah selatan Masjid Jami’ Pamotan, GP Ansor Rembang mengeluarkan penolakan keras terhadap HTI dan beserta paham yang dianutnya. (Baca juga: BNPT: Tujuan Radikalisme-Terorisme Ingin Ganti Pancasila dan Dirikan Khilafah)

Satkorcab Banser Rembang Zaenal Arifin mengatakan, HTI di Kabupaten Rembang sudah mulai membuka diri menebar propaganda dan membangun jaringan lintas daerah dan provinsi. Selain itu, rekrutmen anggota juga mulai dilakukan melalui pengajian biasa seperti yang dilakukan oleh warga NU.

Zaenal berharap kader GP Ansor dan Banser di mana saja berada untuk tetap bergerak dan waspada.

Menurut data yang diperoleh NU Online, HTI memanfaatkan sosial media untuk mencari massa dan membangun jaringan komunikasi dengan para kader yang ada di berbagai kota dan provinsi. (ARN)

1 Comment on Gerakan Anti-Pancasila Ancaman Indonesia dan NU

  1. GrandiosoHameed // Apr 19, 2016 at 12:52 pm // Balas

    Gerakan makar anti pancasila hanya ada dua kemungkinannya, yaitu PKI dan wahhabi takfiri radikal. PKI sangat kecil kemunhkinan melakukan hal tsb krn uni soviet sdh runtuh sdngkan RRC tdk lg mengokong komubisme di asia tenggara. Nah kakau begitu hanya tinggal satu satunya pemain aktif yg sering menyuarakan anti Pancasila dan NKRI , yaitu kelomppk wahhabi takfiri dg dukungan dana penuh dari kerajaan saudi dan didukung pula oleh zionis israel dg target meghancurkan negara negara muslim termasuk indonesia. Maka waspadalah terhadap bahaya laten wahhabi takfiri radikal.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: