NewsTicker

250 Warga Sipil Hilang Sejak serangan ISIS di Timur Damaskus

Kamis, 7 April 2016

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekitar 250 warga sipil Suriah diyakini telah diculik setelah serangan teroris ISIS pada sebuah pabrik semen di timur Damaskus, seorang warga mengatakan kepada kantor berita SANA.

Staf Administrator pabrik di kota Dumeir, 50 km (30 mil) dari kota Damaskus, mengatakan pada hari Kamis 250 karyawan hilang sejak hari Senin lalu, dan hingga kini belum diketahui nasibnya.

“Kami belum bisa menjangkau anggota keluarga kami sejak siang pada hari Senin setelah serangan oleh ISIS di pabrik,” kantor berita AFP mengutip keterangan seorang penduduk.

Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia mengatakan “puluhan” dari staf pabrik diyakini telah diculik oleh ISIS dari pabrik semen Badiyah dan dibawa ke lokasi yang tidak diketahui.

Pabrik, yang terletak di pinggiran Dumeir, telah menjadi tempat bentrokan sengit antara teroris ISIS dan pasukan pemerintah Suriah dalam beberapa hari terakhir.

Para militan Takfiri telah berusaha untuk merebut kendali atas pangkalan udara Dumeir dan pembangkit listrik, tetapi tidak berhasil sejauh ini.

9be73905-21c0-4810-924b-1d6801ef0f0

Sementara itu, tiga orang terluka ketika dua roket yang ditembakkan oleh militan ISIS melanda dua daerah yang berbeda di tenggara kota Kilis dekat perbatasan Turki-Suriah.

Proyektil pertama menghantam sebuah rumah, di mana pengungsi Suriah tinggal, sekitar 08:45 waktu setempat (0545 GMT) pada hari Kamis. Dua warga Suriah terluka dalam serangan itu.

Gambar yang disiarkan oleh jaringan televisi Turki menunjukkan roket rusak dinding dan jendela bangunan.

Pasukan keamanan segera mengepung daerah tersebut, dan ambulans mengangkut yang korban luka ke rumah sakit untuk pengobatan.

Selain itu, roket lain juga menghantam jalan dan meledak, meninggalkan satu orang terluka. Pasukan polisi mengevakuasi ke sekolah terdekat.

Militer Turki mengklaim sedang menembaki posisi ISIS di Suriah, sementara teroris ISIS dengan mudah keluar masuk Suriah lewat perbatasan Turki.

Suriah telah dicengkeram oleh militansi yang didukung asing sejak Maret 2011. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan sedikitnya 270.000 orang telah tewas dalam konflik yang mencengkeram di Suriah. Namun, beberapa laporan menyebutkan korban tewas mencapai 470.000.

Damaskus menuduh Arab Saudi, Turki dan Qatar aktif mendanai dan mempersenjatai kelompok-kelompok teroris yang beroperasi di Suriah, termasuk ISIS dan Jabha Nusra. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: