Berita Terbaru

Intelijen Rusia; ISIS Miliki 33.000 Pasukan Bersenjata di Irak dan Suriah

Kamis, 28 April 2016

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Staf Umum Rusia, pada Rabu (27/04), mengumumkan bahwa jumlah militan bersenjata yang bergabung di jajaran kelompok teroris ISIS di Suriah dan Irak mencapai 33 ribu orang.

Sergei Afanasyev, Wakil direktur Direktorat Intelijen Utama Rusia (GRU) yang merupakan badan intelijen Kementerian Pertahanan Rusia, mengatakan kepada wartawan saat konferensi ke-5 tentang Keamanan Internasional di Moskow, bahwa jumlah elemen ISIS di Irak mencapai 19 ribu orang, sementara eleman yang bertempur di jajaran kelompok teroris di Suriah mencapai 14 ribu militan bersenjata.

4e6baf21_Arrahmah_News

Pejabat militer Rusia itu mengatakan bahwa para teroris itu memiliki sejumlah tank dan kendaraan lapis baja serta berbagai macam senapan, sistem anti-tank dan rudal, termasuk sistem pertahanan udara man-portable.

Afanasyev mengatakan, “diantara sumber utama pendanaan bagi teroris adalah penghasilan yang mereka terima dari penyelundupan minyak dan barang antik warisan budaya serta pajak yang dikenakan atas penduduk dan para pengusaha setempat”.

Dalam komentarnya terkait aktifitas kelompok teroris ISIS di Suriah, Afanasyev mengatakan bahwa beberapa negara sedang berusaha untuk menggunakan para militan bersenjata itu sebagai alat untuk menggulingkan Presiden Suriah Bashar Assad.

Dalam konteks tersebut, pejabat militer itu menyebutkan bahwa “para pemimpin ISIS dan kelompok-kelompok ekstremis lainnya, pada saat ini berusaha untuk menghalangi terlaksananya perjanjian gencatan senjata yang telah ditandatangani oleh Damaskus dan oposisi bersenjata”.

Afanasyev mengatakan “untuk mencapai tujuan itu, para teroris melakukan sejumlah provokasi yang bertujuan untuk merusak proses rekonsiliasi antara beberapa pihak krisis Suriah, termasuk melalui serangan terhadap pasukan pemerintah dan perwakilan dari sejumlah oposisi moderat yang bersedia untuk bergabung dalam proses penyelesaian krisis”.

Afanasyev juga menekankan bahwa hal itu terjadi akibat dari “kebijakan standar ganda” yang dipraktekkan oleh beberapa negara yang mencoba untuk menggunakan para jihadis sebagai alat untuk menggulingkan Bassar Assad. [ARN]

About ArrahmahNews (11771 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Intelijen Rusia; ISIS Miliki 33.000 Pasukan Bersenjata di Irak dan Suriah | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: