NewsTicker

Bin Salman Sebut Saudi Belum Siap Izinkan Perempuan Mengemudi

Jum’at, 29 April 2016

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Deputi Putra Mahkota dan Menteri Pertahanan Saudi, Mohammed bin Salman mengumumkan bahwa Arab Saudi belum siap untuk mengakhiri larangan mengemudi mobil bagi perempuan, menghapus dugaan yang menyebut bahwa larangan tersebut akan segera dicabut .

Mengaku bergerak memperjuangkan hak-hak kaum wanita di masa Raja Abdullah sebelum kematiannya, kini bin Salman menyebut bahwa masyarakat Saudi tidak yakin membiarkan perempuan mengemudikan mobil. Ia mengatakan bahwa komunitas di Arab Saudi masih berpikir mengizinkan perempuan untuk mengendarai mobil akan memberikan konsekuensi negatif. (Baca juga:Pangeran Muhammad bin Salman, “Si Penjudi Politik Yang Naif dan Sombong”)

Pangeran 30 tahun, yang telah meningkatkan kekuasaan semenjak ayahnya Raja Salman naik takhta itu berkilah topik itu bukan tentang Islam tetapi tentang norma-norma budaya.

“Larangan menyetir bagi perempuan bukanlah masalah yang terkait dengan agama melainkan masalah yang berhubungan dengan komunitas di Arab Saudi sendiri yang berada di antara menerima atau menolak,” katanya sebagaimana dikutip the Independent, Kamis (28/04) kemarin. (Baca juga:Bin Salman Akan Gunakan Tentaranya Gulingkan Putra Mahkota Mohammed Bin Nayef)

Menteri pertahanan dan anak kesayangan raja yang menderita demensia itu, telah mempengaruhi kebijakan Saudi terutama setelah ayahnya naik tahta Januari tahun lalu.

Badan intelijen Jerman BND menerbitkan sebuah memoar yang mengatakan bahwa sang pangeran Saudi tersebut menimbulkan risiko laten demi mencari cara meneruskan garis suksesi tahta ayahnya selagi sang raja masih hidup, dan ia mungkin sudah melampaui batas”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: