News Ticker

Yusuf Muhammad: Kesabaran dan Ledakan ‘AHOK’

Minggu, 01 Mei 2016,

SURABAYA, ARRAHMAHNEWS.COM – Tokoh media sosial Yusuf Muhammad, di time line facebooknya memberikan sebuah analisa yang cukup bagus tentang Sepak terjang Ahok dan para ‘Elit Gendut’. Simak analisanya:

SABAR PAK AHOK

Sungguh berat menata DKI Jakarta yang sudah puluhan tahun minim penataan dan ketegasan, hingga Jakarta terkesan ‘berantakan’.

Sebenarnya untuk menata suatu daerah, tidak cukup hanya menertibkan bangunan liarnya saja. Penataan harus disertai juga dengan kesadaran warganya, serta kualitas SDM pejabat pemerintahannya yang mumpuni dan berkompeten dibidangnya. (Baca juga: Pesan Denny Siregar Kepada Ibu Risma Walikota Surabaya yang Serang Ahok)

Sebagai gubernur DKI Jakarta, apakah Ahok sudah sempurna?

Tentu Ahok tidak sempurna, namun saya menilai Ahok adalah sosok yang tepat dan pantas untuk memimpin DKI Jakarta. Sudah terlalu lama para pendahulu ‘memanjakan’ warga DKI Jakarta, namun dibalik itu justru menyengsarakan warganya.

Mereka yang hidup di bantaran kali dibiarkan, anak-anak kecil yang tinggal di tempat kumuh juga seakan diterlantarkan. Anehnya semua itu seolah-olah adalah tindakan yang benar, padahal semakin lama nasib mereka semakin suram dan tak sadar tertindas oleh para ‘elit gendut’ yang hidup mewah di gedung-gedung tinggi sekitar mereka. (Baca juga: Ahok Obrak-Abrik Dunia Perpolitikan di Indonesia)

Sungguh ketimpangan yang sangat nyata, dan anehnya para penguasa dulu hanya diam saja. Ya, mungkin karena mereka takut takut dicemooh, takut tidak dipilih lagi saat maju pemilihan kepala daerah lagi. Mereka pada dasarnya gila jabatan.

Bisa dibayangkan jika Jakarta dibiarkan kumuh tanpa penataan, apa gak malu? Apalagi Jakarta sebagai Ibukota Indonesia yang menjadi brometernya bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

Akan selalu ada penolakan setiap penataan kota yang lebih baik. Jangankan dengan cara Ahok yang keras, lah pakai cara Jokowi yang santun aja masih ada penolakan. Intinya adalah ketegasan dan kesadaran. Banyak yang ngotot padahal jelas-jelas salah. (Baca juga: Yusuf Muhammad: Jokowi-Ahok Lambang ‘Keemasan’ Bangsa Indonesia)

Ahok itu tipe yang suka blak-blakan dan transparan. Sudah jadi passion Ahok marah yang meledak-ledak jika melihat ketidak jujuran dan permainan busuk siapapun termasuk bawahanya.

Kekurangan Ahok adalah, ia belum bisa menahan emosi yang meledak-ledak di depan publik terhadap musuhnya. Ada kalanya menghadapi musuh tanpa berteriak keras namun lawan akan tumbang dengan sendirinya, seperti yang dilakukan oleh pakde Jokowi. (Baca juga: PILGUB DKI MEMANAS, #DennySiregar ‘AHOK: God Of The Gambler’)

Ah, tapi Ahok bukanlah Jokowi, ia memiliki Passion dan gaya sendiri, tinggal kita aja mau melihat dan menilainya sperti apa. Sabar ya pak Ahok, hadapi musuh2 dengann lebih tenang tapi tetap mematikan.

Ahok dan Jokowi bagaikan kopi dan susu, keduanya lebih enak kalau saling melengkapi. Ibarat wanita, tanpa kumis tipis dan bulu di tanganya maka akan kurang gesekan. Jadi pengen lihat Jokowi dan Ahok duet kembali… Tapi kapan ya…? (ARN)

Iklan

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Yusuf Muhammad: Kesabaran dan Ledakan ‘AHOK’ | Arrahmah
  2. Yusuf Muhammad: Kesabaran dan Ledakan ‘AHOK’ – arrahmahnewsindonesia

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: