News Ticker

Anggota Kongres; AS dan Arab Saudi Lakukan Kejahatan Perang di Yaman

Rabu, 04 Mei 2016,

WASHINGTON, ARRAHMAHNEWS.COM – Surat kabar Amerika Serikat Huffington Post merilis sebuah wawancara dengan anggota Kongres AS, Ted Lieu, yang mengatakan bahwa argumen Obama atas dukungannya kepada Arab Saudi dalam perang di Yaman sangatlah lemah. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat dan Arab Saudi sama-sama telah melakukan kejahatan perang di Yaman.

Ted Lieu anggota kongres yang mewakili California, mengataASkan bahwa ketidakpuasannya terhadap kebijakan politik Amerika Serikat adalah salah satu alasan yang membuatnya bergabung bersama tiga anggota parlemen lainnya untuk mengajukan proposal yang mencegah penjualan lebih banyak bom dan rudal AS ke Arab Saudi sampai pemerintahan Obama memberikan jaminan baru atas perilaku Saudi.

Proposal tersebut sebelumnya telah diajukan oleh Senator Chris Murphy, legislator yang paling menonjol dalam menyerukan perlunya mengevaluasi ulang aliansi de facto dalam sebuah pidato yang ia sampaikan pada bulan Januari. (Baca juga: Arab Saudi Organisasi Teroris Terbesar di Dunia)

Beberapa hari yang lalu, ia mengatakan dalam sebuah wawancara dengan  Huffington Post dan Washington Post, bahwa ia berkeinginan Amerika Serikat segera menghentikan dukungannya kepada Arab Saudi dalam perang di Yaman.

Senator dari partai Demokrat, Chris Murphy, adalah orang yang pertama kali memulai sebuah inisiatif baru untuk mencegah ekspor senjata ke Arab Saudi setelah Riyadh menimbulkan kehancuran besar-besaran dalam agresinya terhadap Yaman.

Senator Murphy menjelaskan, “hari ini kami disalahkan atas apa yang dilakukan Saudi di Yaman, dari pembantaian terhadap warga sipil”, ia juga menyatakan bahwa konflik di Yaman telah menumbuhkembangkan  sejumlah organisasi teroris garis keras.

Anggota Kongres, Ted Lieu dan Ted Yoho, mengajukan undang-undang bersama di DPR yang bertujuan untuk mencegah penjualan beberapa senjata AS ke Arab Saudi yang digunakan dalam pembunuhan terhadap warga sipil di Yaman. (Baca juga: MSF; Pembelaan Inggris Atas Kejahatan Saudi di Yaman Lecehkan Kemanusiaan)

Surat kabar The Huffington Post berpendapat bahwa gerakan baru di Kongres itu berarti bahwa undang-undang untuk membatasi penjualan senjata AS ke Arab Saudi merupakan dakwaan kepada Presiden Barack Obama karena dukungannya terhadap kejahatan Arab Saudi di Yaman.

Pada bulan Maret 2015, Obama secara sembunyi-sembunyi sejutu jika Amerika Serikat memberikan bantuan dalam upaya militer yang dipimpin oleh Arab Saudi untuk memulihkan pemerintah Hadi.

Intelijen AS mulai melakukan kampanye, pesawat-pesawat AS mulai memasok bahan bakar untuk koalisi, seperti Saudi dan negara Teluk Persia dengan penyebaran senjata AS yang dijual kepada negara-negara dengan izin dari Presiden.

Tak lama setelah itu, Lieu mulai membacakan berita dan bagaimana Angkatan Darat AS membantu Saudi dan sekutu mereka di Yaman, sangatlah jelas bahwa koalisi telah menjatuhkan sejumlah bom yang menewaskan ratusan warga sipil termasuk anak-anak, menyebabkan kehancuran dalam skala besar di salah satu negara termiskin di negara Arab.

Ted Lieu mengatakan bahwa dirinya menghubungi sejumlah pejabat di pemerintahan Obama, termasuk Jenderal Joseph Dunford, yang baru diangkat untuk Kepala Staf Gabungan, untuk mendapatkan jawaban atas tiga pertanyaan utama, yaitu:

  1. Apa kepentingan keamanan nasional AS dalam mendukung koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi di Yaman?
  2. Mengapa koalisi ini menjatuhkan bom-bom terhadap warga sipil di tempat-tempat di manaa tidak ada target militer?
  3. Bagaimana Amerika Serikat akan menghentikannya?

Tapi setelah beberapa bulan, kerusakan masih saja terjadi di negara termiskin di dunia Islam, akhirnya Lieu menulis surat kepada dua menteri, menteri luar negeri dan menteri pertahanan.

Lieu mengatakan “saya selaku yang pernah aktif bertugas di Angkatan Udara AS, dan lulus dari Akademi Militer Angkatan Udara, memahami bahwa dalam kabut perang tidak ada rencana pertempuran akan diakhiri dengan sempurna”.

Dalam surat tanggal 2 Maret tahun ini, ia menulis pesan kepada pemerintahan Obama dan mengatakan: “Saya sebelumnya telah menulis kepada Jenderal Dunford, akan tetapi serangan udara sembarangan pada sasaran sipil di Yaman tampaknya menunjukkan salah satu diantara dua, bahwa bisa jadi koalisi terlalu lalai dalam penargetan atau sengaja menargetkan warga sipil yang tidak bersalah”.

Untuk Lieu, tampak seakan-akan masalah semakin memburuk sejak keluhan pertamanya, ia masih menunggu untuk mendengar kembali respon dari pemerintah atas pesan terbarunya.

Gedung Putih tidak memberikan alasan apapun kepada publik akan perannya dalam konflik berdarah di Yaman. Hanya saja diketahui bahwa Amerika Serikat, menurut keterangan salah satu pejabat kepada surat kabar Saudi “Al-Hayat”, gugup dengan informasi yang menyebutkan bahwa para pendukung setia Houthi  sedang bersiap-siap untuk menyerang Arab Saudi, namun pemerintah AS mengatakan penyesalannya atas kematian warga sipil, menurut surat kabar tersebut.

Para pejabat AS mengatakan bahwa dukungan Amerika Serikat, khususnya pertukaran informasi intelijen bertujuan untuk mengurangi kemungkinan korban sipil, karena tentara Saudi relatif kurang dalam pengalaman militer.

Lieu, dalam wawancara dengan surat kabar, mengkritik alasan dan argumen tersebut dan menganggapnya sebagai alasan yang sangat lemah. Ia mengatakan, “bantuan kita untuk aliansi Saudi, yang mengatakan bertujuan untuk mengurangi jatuhnya korban sipil, sama saja dengan mengatakan bahwa ia akan melakukan 27 kejahatan bukan 34, itu bagi saya tidak lebih dari sekedar argumen persuasif”.

Lieu menambahkan: “di bawah hukum perang, jika seseorang membantu orang atau kelompok untuk melakukan kejahatan perang, apapun bentuk bantuannya, maka orang tersebut bertanggung jawab atas kejahatan perang, oleh karenanya pemerintahan Obama perlu untuk memperhitungkan”. (ARN)

Iklan
  • Amien Rais, Tokoh
  • Kerusuhan 22 Mei 2019
  • Partai Setan
  • Banser
  • Angkat Bicara, Shalfa Atlet Senam yang Dipulangkan dengan Tuduhan Tak Perawan
  • Kembali ke Khittah, Isu Culas untuk Hancurkan NU
  • Walikota Pasuruan, Setiyono

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Anggota Kongres; AS dan Arab Saudi Lakukan Kejahatan Perang di Yaman | Arrahmah
  2. Ted Lieu; AS dan Arab Saudi Lakukan Kejahatan Perang di Yaman – Banser Bela Negara
  3. Anggota Kongres; AS dan Arab Saudi Lakukan Kejahatan Perang di Yaman | Second News
  4. Anggota Kongres; AS-Arab Saudi Sepakat Hancurkan Yaman – ArrahmahNews Media Aswaja

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: